Scroll to Top

Liga Spanyol: Patricia Ramirez Si Seksi Penyelamat Real Betis

By Fitra Firdaus / Published on Friday, 20 Apr 2012

Banyak orang mengira, jika ada seorang penyerang yang subur mencetak gol, itu pasti karena kemampuan sang pemain. Kalau dalam sebuah musim, penyerang ini bisa memborong belasan gol —-sementara pada musim-musim sebelumnya golnya kering kerontang— mungkin pula ada yang berkata, kesuburan sang pemain hanyalah faktor keberuntungan.

Patricia Ramirez 2

Namun, di luar kemampuan seorang pemain sepakbola, harus diakui bahwa peran seorang psikolog sangatlah besar. Tidak percaya? Kita bisa melihat kinerja Patricia Ramirez, si seksi yang menyelamatkan Real Betis dan karier seorang Ruben Castro, penyerang utama klub.

Ruben Castro, penyerang berusia 30 tahun, memulai karier bersama Las Palmas, klub wilayahnya, di usia 19 tahun pada musim 2000/2001. Ia hanya tampil 19 menit dalam semusim. Golnya tentu nihil.

Musim berikutnya, mendapat kesempatan yang lebih banyak, Ruben Castro muda tak bisa berbuat lebih. Ia mengemas 5 gol dalam 1170 menit. Butuh lebih dari 200 menit untuk membukukan sebuah gol saja. Musim tersebut, Las Palmas terdegradasi dan sang penyerang pun berkutat di Segunda Division.

Ruben Castro sempat membuat heboh ketika menjadi top skorer Segunda Divison musim 2003/2004 dengan 22 gol. Namun, levelnya seolah hanya untuk divisi dua Liga Spanyol. Pasalnya, ketika berlaga berturut-turut di Albacete, Deportivo La Coruna, Racing Santander, Gimnàstic de Tarragona, dan sekali lagi Deportivo La Coruna, Ruben Castro cuma mengoleksi 11 gol dalam empat musim.

Patricia Ramirez 4

Kering, kering, dan kering. Ruben Castro pun hijrah ke Real Betis. Lagi-lagi, ia tampil tajam ketika berada di divisi bawah. Namun, peruntungan berubah ketika sosok Patricia Ramirez datang pada tahun 2010. Psikolog ini mampu mengubah Ruben Castro untuk lebih trengginas di depan gawang lawan. Pendekatan Ramirez membuat sang penyerang mengoleksi 27 gol di musim pertama bekerjasama dengan sang psikolog seksi.

Musim ini, Betis kembali berhasil promosi. Ruben Castro tentu resah karena Primera Division seolah memangsa koleksi golnya. Namun, sentuhan Ramirez membuat seorang penyerang gaek berusia 30 tahun mampu mengoleksi 14 gol dalam 29 penampilan musim ini —tersubur sepanjang kiprah Ruben Castro di Primera Division La Liga.

Patricia Ramirez

Patricia Ramirez sendiri, memang memiliki pendekatan khusus terhadap atlet, klub, atau suporter yang “bermasalah”. Ramirez pernah berupaya mendekatkan penggemar dengan Real Betis lewat cara unik. Ia meminta para fans mengirimkan tulisan, foto, atau video tentang momen emosional dengan klub. Hasilnya pun ampuh, fans merasa lebih dekat lagi dengan Real Betis yang baru menjuarai La Liga sekali dalam 105 tahun.

Dan musim ini, andai Real Betis bertahan di Liga Spanyol (dan 99,99% hampir pasti bertahan), sudah sepantasnya Patricia Ramirez disebut sebagai pahlawan tersembunyi klub Andalusia.

Patricia Ramirez 3

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

Komentar Anda