Scroll to Top

El Clasico Pembuktian Lionel Messi dan Cristiano Ronaldo di Luar Liga Champion

By Fitra Firdaus / Published on Saturday, 21 Apr 2012

Marilah kita sedikit jujur tentang Lionel Messi dan Cristiano Ronaldo. Dua pemain terbaik di planet bumi, tidak menemukan hari terbaik dalam tiga El Clasico terakhir. Lionel Messi mandul dalam tiga duel panas tersebut. Sementara, Cristiano Ronaldo, meski mencetak 2 gol, masih layak dipertanyakan kualitasnya ketika bermain di pertandingan besar.

Lionel Messi, Cristiano Ronaldo

Sejak memborong dua gol ke gawang Iker Casillas di Piala Super Spanyol musim panas lalu, Lionel Messi belum lagi menjebol gawang kiper utama Spanyol. Penjagaan tiga hingga lima pemain Real Madrid terbukti cukup ampuh menghalangi sang mesiah untuk melepaskan terlalu banyak tembakan.

Meskipun demikian, kita patut angkat topi dengan tiga assist Lionel Messidalam tiga El Clasico terakhir yang berperan vital. Assist pertama lahir saat Alexis Sanchez menyamakan kedudukan 1-1 sebelum akhirnya El Barca melumat Los Blancos 1-3 di putaran pertama Liga Spanyol.

Assist kedua adalah saat gol Eric Abidal membunuh Real Madrid di Bernabeu dalam leg pertama Copa del Rey. Dan terakhir, pergerakan luar biasa Messi menjadi kunci lahirnya gol Pedro di Camp Nou saat El Barca menahan Los Blancos 2-2 di leg kedua Piala Raja.

Menarik untuk ditunggu, apakah kali ini Lionel Messi berhasil merusak strategi Jose Mourinho yang mengawalnya dengan tiga pemain bertahan, atau untuk keempat kalinya si nomor 10 dibuat kepayahan dengan ‘hantu-hantu Madrid’ yang melayang kemana pun King Leo membawa bola.

Kasus yang sama berlaku untuk Cristiano Ronaldo. Ia memang mencetak 2 gol dalam dua El Clasico terakhir di Copa del Rey. Namun, gol tersebut belum terlalu sah karena gawang Barcelona saat itu dikawal oleh Jose Manuel Pinto.

El Clasico

Madridistas tentu belum lupa bagaimana jagoan mereka yang tak terkawal hebat seperti Lionel Messi, lenyap tak bertenaga saat Real Madrid ditundukkan Barcelona 1-3; ketika Victor Valdes berdiri tegar menjaga gawangnya.

Lebih jauh, bagi Ronaldo, ini juga ajang pembuktiannya tak canggung bermain di laga besar. Penampilannya saat melawan Bayern Muenchen pertengahan pekan lalu, kembali menakutkan fans.

Apa yang dilakukan CR7 di pertandingan raksasa? Apakah ia ingin bersembunyi dari ketangguhan Mario Gomez? Lima tembakan dilepaskannya, 2 di antaranya tepat sasaran, tapi Manuel Neuer terlalu kokoh untuk sekadar ditaklukkan. Secara umum, Ronaldo jatuh lagi di laga penting.

Bagi Messi, El Clasico kali ini juga menjadi pembuktian yang sama. Ia juga menjadi korban Liga Champions. Bertandang ke markas Chelsea, tak satu pun gol yang dibukukan King Leo. 7 tembakan, hanya satu yang tepat sasaran ke gawang Petr Cech.

Membobol gawang musuh bebuyutan di El Clasico bisa menjadi obat mujarab bagi Cristiano Ronaldo dan Lionel Messi atas tuduhan sumbang yang menyelimuti mereka. Siapa yang kali ini berselingkuh dengan dewi fortuna? CR7 yang malu-malu di laga besar, atau Lionel Messi yang dalam tiga laga terakhir ‘hanya’ mencetak 3 gol; satu di antaranya penalti?

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

Komentar Anda