Scroll to Top

Tips Kencan Facebook

By Aisyah Indarsari / Published on Monday, 11 Jul 2011

kencan-facebookSejak era teknologi informasi mulai dikenalkan, dan internet mulai ramai dibicarakan, selalu saja ada yang menggunakan media ini untuk mencari atau mendapatkan hubungan dengan seseorang yang diharapkan bisa lebih dari sekedar pertemanan. Istilah online dating, atau kencan online ini sudah ada sejak jaman media chatting masih berjaya dulu, hingga sekarang booming social media. Kalau di waktu yang lalu seseorang bisa berkenalan dari media mIRC atau instant messanger, hingga kemudian terjalin suatu hubungan spesial, sekarang di Facebook pun seseorang bisa berkenalan dengan yang menjadi pasangan hidupnya kelak.

Dari sekian banyak sisi positif dan negatif dari mencari pertemanan dengan media sosial ini, tetap ada beberapa tips yang bisa dilakukan. Hal ini pastinya untuk menghindari efek negatif yang mungkin terjadi, dan mengoptimalkan hasil positif agar sesuai dengan harapan Anda. Berikut tips-tips yang kami kutip dari ivillage.com:

Aktif mencari teman potensial

Tidak perlu mencari secara acak. Mulailah dari teman-teman Facebook Anda sendiri. Pelajari daftar teman-teman mereka. Sedikit banyak Anda akan menemukan orang-orang  potensial yang dapat Anda jadikan teman. Daripada Anda mengijinkan seseorang yang tidak Anda kenal yang ingin menjadi teman Anda di Facebook, teman dari teman Anda ini lebih mungkin bisa dipercaya. Jika Anda tertarik dan ingin tahu lebih banyak tentang dirinya, Anda bisa bertanya dengan teman Anda kan? Bahkan bukan tidak mungkin teman Anda sendiri yang akan mempromokan diri Anda kepada target Anda.

Perkenalkan diri Anda

Begitu teman Anda memberi Anda lampu hijau untuk mengenal target, segera beri pesan pribadi seperti: “Hai, saya temannya “X”, saya ingin berkenalan dengan Anda jika Anda available”. Akan tetapi, jangan lupa untuk menyertakan juga beberapa kalimat yang mengindikasikan bahwa memang Anda mengenal “X”. Dan alasan yang menarik mengapa Anda memilih ingin berkenalan dengan si target. Akan lebih bijaksana jika Anda mengungkapkan tentang kesamaan hobi atau pandangan politik dengan si target ketimbang jika harus jujur mengatakan kalau Anda memilih dia karena wajahnya di foto yang terlihat tampan.

Jangan terlalu “berani”

Sebegitu inginnya Anda untuk mendapatkan perhatiannya, Anda mengirimkan foto-foto Anda yang cukup “berani”. Hal ini bagi sebagian orang justru membuat jengah. Ingatlah, Anda sebelumnya sudah memilah-milah orang yang sekiranya potensial untuk Anda jadikan teman, tidak menutup kemungkinan akhirnya menjadi teman dekat. Anda pasti tidak ingin kan mendapat kesan bahwa Anda terlalu terbuka pada siapapun, bahkan yang baru Anda kenal?

Lapang dada jika ditolak

Anda tidak mendapat tanggapan positif dari si target? Jangan keburu kesal dulu. Mungkin mood-nya sedang kurang baik. Atau si Dia sedang sibuk. Atau memang Dia tidak tertarik dengan Anda. Tidak perlu patah semangat. Masih banyak daftar yang lain kan? Lagipula, adalah hak seseorang untuk menerima atau menolak. Bayangkan Anda ada diposisinya. Jika Anda kurang berkenan, pasti Anda akan menolaknya juga kan?

Buat batasan

Anda menggunakan aplikasi Foursquare di Facebook Anda? Mungkin bermanfaat di suatu kesempatan. Tapi jika berhubungan dengan mencari atau menjalin hubungan, privasi adalah sebuah keutamaan. Anda tidak ingin kan ketahuan berbohong saat menolak ajakan seseorang dengan alasan sakit dirumah, padahal aplikasi Foursquare Anda aktif menunjukkan Anda sedang berada di sebuah mall? Informasi seminimal mungkin akan lebih baik, karena informasi yang berlebihan terkadang bisa membuat salah pengertian.

Hati-hati dengan statusmu

Sudah menjadi kebiasaan seseorang meng-update statusnya berdasarkan emosi. Kali ini Anda harus berhati-hati. Bayangkan saja misalnya Anda menuliskan status tentang pengalaman kopi darat yang menurut Anda jauh dari yang Anda perkirakan. Ingatlah bahwa semua yang ada didaftar teman Anda bisa membacanya. Bagaimana jika teman Anda yang mengenal teman kopi darat Anda membaca, dan merasa tersinggung? Membicarakan keburukan seseorang di Facebook bukanlah sesuatu hal yang bisa dibanggakan.

Berilah seseorang kesempatan

Anda mungkin sangat selektif memilih teman di Facebook. Hanya teman-teman yang memang benar-benar Anda kenal dan yang pernah bertemu muka saja yang Anda approve untuk menjadi teman di Facebook. Akan tetapi jangan sampai Anda menutup kemungkinan Anda menemukan orang yang tepat, hanya karena Anda tidak mengenalnya dengan terburu-buru menolak permintaan pertemanannya. Katakan saja: “Mohon maaf, saya hanya membatasi teman-teman di Facebook khusus untuk teman-teman pribadi dan saudara saya saja. Jika Anda tidak keberatan ingin tetap menjalin hubungan pertemanan, kita mungkin masih bisa saling bertukar info di alamat e-mail saya: someone@dot.com”. Tetaplah bukan pandanganmu untuk siapa saja. Anda tidak akan pernah tahu.

Bagaimana menurut Anda? Cukup membantu? Sampaikan pada yang lain jika Anda berhasil mencobanya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

Komentar Anda