Scroll to Top

IPL: Klub Mulai Meragukan Janji Konsorsium

By Aditya / Published on Friday, 27 Apr 2012

IPL

Maraknya krisis finansial yang dialami sejumlah klub yang berkompetisi di Indonesia Premier League (IPL) membuat kepercayaan klub kepada Konsorsium IPL mulai goyah. Beberapa klub peserta IPL pun menyatakan keraguannya terhadap janji dan komitmen Konsorsium IPL, terutama dalam hal pendanaan klub.

Salah satu kritikan dilontarkan muncul dari Persema Malang. Klub yang memilih bergabung dengan IPL sejak pertama kali kompetisi itu digulirkan dengan label Liga Prima Indonesia (LPI) tersebut kini mulai resah dan meminta kepada Konsorsium IPL, juga kepada Arifin Panigoro selaku penggagas IPL, agar jangan kerap mengumbar janji.

”Harapan saya kalau ada, bilang ada. Kalau nggak ada, bilang nggak ada. Janji sih tak masalah, tapi harus ditepati!” tandas Manajer Persema Malang, Asmuri.

Sebelumnya, Arifin Panigoro sendiri telah mengungkapkan kekecewaannya terhadap PT Liga Prima Indonesia Sportindo (LPIS) selaku penyelenggara IPL yang dinilainya belum bekerja dengan baik. Seabrek masalah, termasuk keterlambatan gaji pemain klub, kinerja wasit, dan lainnya, menjadi bukti ketidakbecusan LPIS.

Sejumlah klub IPL memang sedang mengalami krisis finansial sehingga berdampak pada keterlambatan pelunasan gaji pemain. Selain Persema Malang, masih ada beberapa klub bermasalah yang bernaung di bawah LPIS, seperti Persija IPL, Persitara Jakarta Utara, Persipasi Bekasi, Persipro Bondowoso United, dan lainnya yang juga mengalami nasib serupa.

Sebenarnya tidak hanya klub IPL saja yang bermasalah. Sejumlah klub peserta Indonesia Super League (ISL) juga terbelit persoalan pendanaan, sebut saja PSMS Medan, PSPS Pekanbaru, dan lain-lain.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

Komentar Anda