Scroll to Top

Ketika Sergio Ramos Sukses Menendang Penalti

By Fitra Firdaus / Published on Friday, 27 Apr 2012

Sergio ramos

Pertengahan pekan ini Sergio Ramos menjadi bahan perbincangan seluruh dunia karena kegagalannya melakukan tendangan penalti di semifinal Liga Champions. Real Madrid yang berpeluang menyamakan kedudukan dalam drama adu penalti, harus membuang mimpi mereka jauh-jauh ketika bek asal Sevilla ‘memilih sebagai pemain rugby daripada pemain sepakbola’. Tendangannya terbang jauh dari gawang Manuel Neuer. Namun, Ramos tidak bisa terlalu disalahkan. Ia pernah sukses dalam melakukan penalti dengan cara yang mirip.

Mengapa Sergio Ramos dipilih menjadi penendang penalti keempat? Mengapa wakil kapten justru ‘menggunakan naluri beknya’ untuk menendang sekencang mungkin? Barangkali ini yang ada dalam benak Madridistas. Pada kenyataannya, satu setengah tahun lalu Sergio Ramos pernah menjadi pahlawan Real Madrid dari titik 12 pas.

Sergio ramos 2

Kejadiannya berlangsung satu setengah tahun lalu, ketika Real Madrid menjamu Athletic Bilbao. Menit 55, aksi individu Angel Di Maria sukses menerobos kotak penalti lawan. Markel Susaeta yang mencoba untuk membantu timnya bertahan, justru menyikat kaki sayap Argentina. Tak ayal lagi, wasit Undiano Mallenco menunjuk titik putih.

Saat itulah entah mengapa, bukan para penyerang yang dipilih sebagai eksekutor. Sergio Ramos yang mengambil tendangan. Hal yang kala itu bahkan sempat membuat Jose Mourinho tertegun sesaat tak percaya.

Sebelum mengambil tendangan, Ramos sendiri sudah berdiskusi dengan Cristiano Ronaldo sang spesialis penalti. Entah karena memberi kesempatan atau karena wibawa Ramos, CR7 mempersilakan sang wakil kapten menjadi penembak. Mirip seperti saat melakukan tendangan ke gawang Manuel Neuer, Ramos melepaskan tembakan roket yang langsung menghunjam telak ke gawang Gorka Iraizoz.

Real Madrid sendiri akhirnya menang 5-1 dalam laga tersebut. Ronaldo yang mengalah, mendapatkan penalti kedua Los Blancos pada injury time.

Barangkali, Real Madrid ingin mengulang takdir 1,5 tahun lalu ketika Ramos ditetapkan sebagai algojo pada laga Liga Champions Kamis lalu. Sayang kali ini, dengan kekuatan yang sama, bek internasional Spanyol sepertinya lupa mengukur ketinggian gawang Manuel Neuer.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

Komentar Anda