Scroll to Top

Radamel Falcao Lebih Baik Daripada Cristiano Ronaldo dan Ruud Van Nisterlooy?

By Fitra Firdaus / Published on Tuesday, 01 May 2012

Falcao

Radamel Falcao dibeli Atletico Madrid pada musim panas lalu dengan harga 40 juta Euro. Tidak membutuhkan waktu lama bagi penyerang Kolombia untuk menyatu dengan rekan-rekannya di klub kota Madrid. Hal yang membuatnya hampir pasti menjadi penyerang debutan Liga Spanyol yang lebih baik daripada Cristiano Ronaldo dan Ruud Van Nistelrooy.

Debut di sebuah liga yang mengklaim diri sebagai yang terbaik di dunia, bukanlah hal mudah. Banyak penyerang maut dengan banderol besar, tak cukup mampu tampil maksimal di musim pertamanya beradaptasi dengan iklim La Liga. Sebutkanlah nama Karim Benzema.

Musim pertamanya bersama Real Madrid, 2009/2010, jauh dari harapan. Si Kucing, demikian Jose Mourinho pernah menyebut Benzema, hanya mencetak 9 gol dari 33 pertandingan.

Dua penyerang debutan tersubur Liga Spanyol pada abad XXI, adalah Ruud Van Nistelrooy dan Cristiano Ronaldo.

Ruudje langsung tampil ganas di musim pertamanya bersama Real Madrid, musim 2006/2007. Mantan penyerang Setan Merah mencetak 33 gol dari 47 penampilan sepanjang musim.

Tiga musim lalu seorang Cristiano Ronaldo didatangkan Real Madrid dari Manchester United dengan harga 80 juta poundsterling. Ronaldo, yang pada musim pertamanya berinisial CR9, mengoleksi 33 gol dari 35 pertandingan. Sebuah catatan impresif untuk penyerang yang belum genap empat tahun bermain di La Liga, sudah mampu mendekati angka 150 gol.

radamel falcao

Lalu, bagaimana dengan Radamel Falcao? Dengan dukungan lini tengah yang kurang menjanjikan dibandingkan para gelandang El Real, penyerang Kolombia masih bisa menggila di musim pertamanya.

Hingga saat ini, Falcao sudah mencetak 33 gol dalam 46 pertandingan di seluruh kompetisi musim ini. Artinya, cuma butuh sebiji gol lagi untuk membuat dirinya melewati Ruud Van Nistelrooy dan Cristiano Ronaldo dalam urusan penyerang debutan tersubur di Liga Spanyol.

Falcao sendiri tergolong penyerang yang tak mengenal kata mandul di Eropa. Dalam tiga musim lawatannya ke Liga Portugal dan Spanyol, torehan gol penyerang Kolombia selalu di atas 30 gol. Rinciannya, 34 gol pada musim 09/10, 39 gol pada musim 10/11, dan musim ini cuma kurang enam gol dibandingkan rekornya musim lalu.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

Komentar Anda