Scroll to Top

Liga Italia: Juventus, Scudetto Yang Terasa Istimewa

By Wan Faizal / Published on Monday, 07 May 2012

Juventus scudetto

Sempurna. Mungkin itulah kata yang tepat untuk menggambarkan perjalanan Juventus musim ini di Liga Italia Serie-A 2011-2012. Ketika di awal musim banyak yang meragukan kapasitas mereka, Juventus malah membuktikan diri mampu meraih scudetto yang diiringi dengan rekor belum pernah terkalahkan di musim ini.

Di awal musim, Juve memang melakukan banyak perubahan. Mereka memutuskan untuk mengangkat Antonio Conte sebagai pelatih tim, meski Conte belum memiliki banyak pengalaman melatih klub Serie-A.

Antonio Conte

Namun justru disitulah letak kecerdikan manajemen La Vecchia Signora. Meski minim pengalaman, Conte tetap memiliki nilai plus karena dalam darahnya telah mengalir deras apa yang dinamakan dengan Lo Spirito Juve, yakni semangat pantang menyerah ala Juventus. Maklum saja karena Conte adalah bekas kapten klub kebanggaan Kota Turin tersebut.

Selain itu, siasat transfer yang dilakukan manajemen juga sangat jitu. Mereka tidak hanya mendatangkan para pemain berkelas, namun juga sesuai dengan kebutuhan tim. Mirko Vucinic, Andrea Pirlo, Stephan Lichtsteiner, Arturo Vidal, Marcelo Estigarribia, Martin Caceres, Emanuele Giaccherini, Simone Padoin, dan Marco Borriello adalah beberapa muka baru di Juventus Arena.

Andrea Pirlo

Paling terasa tentu adalah hadirnya empat pemain baru dalam diri Pirlo, Vucinic, Vidal, dan Lichtsteiner. Pirlo dan Vidal mampu menjadi jenderal lapangan tengah yang sempurna bersama pemain asli binaan Juve, Claudio Marchisio.

Vucinic yang didatangkan dari AS Roma juga memberikan warna tersendiri bagi lini depan Juve. Sementara Lichtsteiner seperti mengobati kerinduan fans Juve akan bek kanan hebat seperti Gianluca Zambrotta dan Alessandro Birindelli.

“Ini adalah scudetto pertama saya sebagai pelatih. Sekarang kami hanya ingin merayakannya bersama fans. Selamat bagi para pemain dan fans,” ujar Conte.

Meski sudah memastikan diri menjadi kampiun, ada satu target lagi yang ingin diraih oleh Juve, yakni mempertahankan rekor belum pernah terkalahkan di musim ini.

Giorgio Chiellini

Ya, hingga pekan ke-37, tepat saat mereka memastikan scudetto ke-28 mereka, catatan istimewa mampu mereka ukir. Lihat saja di klasemen sementara musim ini. Juve menjadi satu-satunya tim yang belum pernah tersentuh kekalahan. Rinciannya, dari 37 pertandingan, I Bianconeri meraih 22 kemenangan dan 15 kali hasil imbang.

“Kami sudah memastikan menjadi juara dengan satu pertandingan tersisa. Dan kami belum terkalahkan dalam 37 laga. Sekarang kami ingin menutup musim dengan catatan tidak terkalahkan,” tekad Conte.

Jika saja ambisi itu terwujud, tentu pesta Juve pekan depan akan semakin meriah. Dan rasanya ambisi tersebut akan mudah dicapai mengingat lawan terakhir mereka hanyalah Atalanta.

Well… congratulazione, Juventus!

Alessandro Matri

Gianluigi Buffon

Leonardo Bonucci

Martin Caceres

Simone Pepe

Juventini, Cagliari 0-2 Juventus

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

Komentar Anda