Scroll to Top

Athletic Bilbao Musim 1976/1977: Runner-Up Piala UEFA, Runner-up Copa del Rey

By Fitra Firdaus / Published on Monday, 07 May 2012
Piala UEFA 1976-1977
Juventus Piala UEFA 1976-1977

Ada memori pahit yang harus dihapus oleh Athletic Bilbao menjelang dua partai final yang akan mereka hadapi bulan Mei ini. 35 tahun lalu, mereka pernah berada di situasi yang sama: tampil di final Piala UEFA (sekarang Europa League) dan Copa del Rey. Namun, musim 1976/1977 tersebut berakhir pahit karena klub Basque menahbiskan diri sebagai pasukan runner-up.

Musim 1976/1977 memang berjalan tidak menyenangkan bagi Athletic Bilbao. Mereka duduk di peringkat ketiga pada klasemen akhir Liga Spanyol. Mengumpulkan 38 poin (kala itu kemenangan dihargai 2 angka), anak asuh Koldo Aguirre terpaut 8 angka dari sang juara Atletico Madrid.

AthleTIC Bilbao 2
Athletic Bilbao Musim Ini Mencari Trofi Eropa Pertama Mereka

Harapan datang ketika Bilbao sukses mencapai final Piala UEFA. Di semifinal, klub San Mames membekap RWD Molenbeek (Belgia) lewat agresivitas gol tandang. Bermain imbang 1-1 di markas lawan, Javier Irureta dkk. cukup menahan imbang Molenbeek 0-0 di leg kedua.

Namun, lawan di partai puncak bukan musuh sepele: Juventus, wakil Italia. Final Piala UEFA musim tersebut digelar dengan sistem home and away. Di Comunale, gol tunggal Marco Tardelli (kelak pernah menjadi pelatih Internazionale) membawa keuntungan tersendiri bagi Si Nyonya Tua.

Maka, ketika rakyat Basque berkhayal akan memangku piala level Eropa pertama kali sepanjang sejarah, Juventus memiliki cara tersendiri. Marco Bettega mengoyak gawang Bilbao di menit 7. Hal yang tidak diharapkan penghuni Katedral. Meski Javier Irureta (’12) dan Carlos Ruiz Herrero (’78) mampu membalikkan keadaan, agresivitas gol tandang tetap berlaku. Bianconeri menyabet trofi UEFA Cup pertama mereka.

AthleTIC Bilbao 2
Athletic Bilbao Akan Menjadi Pasukan Runner-up

22 Juli 1977, Bilbao mencoba peruntungan di final lain, Copa del Rey. Tempatnya sama seperti venue musim 2011/2012, Vicente Calderon. Kali ini, pasukan Basque kalah dengan cara menyakitkan oleh Real Betis.

Bermain imbang 2-2 hingga 120 menit, penentuan pemenang terjadi lewat adu penalti. Hingga penendang kesembilan, skor sama kuat 7-7. Namun, penendang kesepuluh yang tak lain tak bukan adalah kiper Jose Angel Iribar gagal mengeksekusi penalti. Sementara, Francisco Bizcocho bek Real Betis sukses menaklukkan Iribar untuk memastikan kemenangan 8-7.

Kini, takdir serupa akan dihadapi Athletic Bilbao musim 2011/2012. Dua final telah menanti. Waktu yang akan membuktikan, apakah Bilbao akan mengulang tragedi pasukan runner-up, atau justru memenangi final Europa League dan Copa del Rey musim ini.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

Komentar Anda