Scroll to Top

Citarasa Nasi Liwet Wongso Lemu Khas Solo

By Ilham Choirul / Published on Friday, 15 Jul 2011

nasi-liwet-wongso-lemuNasi liwet memang hidangan khas Kota Solo. Menu ini sudah mendarah daging di Kota Bengawan ini.  Terasa lengkap saat disajikan dengan pincuk dari pelepah pisang. Pokoknya, “Dapet deh chemistry-nya.”

Kalau sempat ke Solo, Anda bisa mendaratkan kendaraan ke warung nasi liwet Bu Wongso Lemu. Letaknya ada di jalan Teuku Umar, arah selatan dari gapura masuk Keraton Mangkunegaran. Walau penjual nasi liwet di Solo  banyak, namun warung ini yang cukup populer.

Suasana tempo dulu cukup terasa di warung ini. Pelayan setengah baya yang meracik nasi liwet memakai kebaya dan kain tradisional. Sekalipun tangan sibuk mengambil meracik, namun keramahan khas warga Solo tetap mucul dari tutur katanya. Suasana warung semakin nyaman dengan hadirnya sekelompok wanita berkebaya yang duduk melantunkan tembang-tembang jawa.

Pincuk daun pisang digunakan sebagai mangkok alami. Nasi gurih, sayur labu siam, suwiran ayam kampung yang dimasak pindang, telur ayam pindang, jerohan ayam, irisan tahu kuning, dan bumbu spesial nasi liwet, yaitu areh, dijadikan satu dalam pincuk itu.

Nasinya terasa pulen dan gurih. Nasi ini dimasak dari beras yang dimasak setengah matang dengan santan, lalu dikukus. Sayur labu siam yang manis pedas, terasa nikmat setelah dipadu dengan suwiran ayam pindang, jerohan ayam, dan juga telur pindang. Ditambah dengan areh (sari santal kental), makin lengkap saja rasa nikmatnya.

Warung nasi liwet Bu Wongso Lemu buka dari Senin sampai Minggu, dari jam lima sore hingga satu malam. Harga per porsi kurang lebih 15 ribu rupiah.

Tagged as:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

Komentar Anda