Scroll to Top

Timnas Indonesia PSSI Masih Bermasalah di Lini Pertahanan

By Aditya / Published on Saturday, 12 May 2012

Timnas Indonesia

Menjelang keberangkatan ke Palestina untuk mengikuti Al-Nakbah International Tournament, Timnas Indonesia bentukan PSSI masih memiliki masalah di lini pertahanan. Kelemahan itu diakui oleh asisten pelatih Fabio Oliviera usai Laskar Garuda  ditahan imbang 1-1 oleh Persiba Bantul dalam laga ujicoba yang berlangsung kemarin.

“Kelemahan itu disebabkan pemain yang memiliki gaya bertahan di barisan pertahanan masih kurang,” ujar Fabio Oliviera di Yogyakarta, Jumat (11/5).

“Namun demikian, tim pelatih akan memaksimalkan beberapa pemain untuk dipasang di barisan pertahanan,” lanjutnya.

Lini belakang Timnas Indonesia PSSI memang masih belum padu, ditambah lagi dengan kurangnya jumlah pemain yang seharusnya mengisi sektor krusial itu. Yang cukup bisa diandalkan hanya Gunawan Dwi Cahyo (Arema IPL), Abdurrahman (Semen Padang), atau Wahyu Wiji Astanto (Persiba Bantul). Sedangkan pemain bertahan lainnya masih minim jam terbang di kancah internasional.

Apalagi, dari sejumlah pemain yang dipanggil PSSI untuk mengikuti pemusatan latihan Timnas Indonesia di Yogyakarta kebanyakan didominasi oleh pemain yang bertipikal menyerang. Kondisi inilah yang kemudian menyebabkan stok pemain belakang Timnas Indonesia sangat terbatas.

Belum lagi tidak hadirnya para pemain ISL di skuad Timnas Indonesia yang semakin menipiskan pilihan pemain. Seperti diketahui, banyak pemain bertahan berkualitas yang bernaung di klub ISL, sebut saja M. Robby (Persisam Samarinda), Hamka Hamzah (Mitra Kukar), M. Nasuha (Persib Bandung), Ricardo Salampessy (Persipura), Hasyim Kipuw (Persija ISL), Victor Igbonefo (Pelita Jaya), dan lainnya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

Komentar Anda