Scroll to Top

Liga Spanyol: Villarreal dan Sporting Gijon Degradasi

By Fitra Firdaus / Published on Monday, 14 May 2012

Villarreal

Hasil paling fatal terjadi di pekan terakhir Liga Spanyol. Kemenangan Real Zaragoza dan Rayo Vallecano membawa kiamat bagi Villarreal. Klub yang musim ini tampil berantakan, akhirnya terdegradasi setelah keok 0-1 di El Madrigal.

Tidak akan ada musim yang ingin dilupakan Kapal Selam Kuning kecuali musim ini. Menembus babak penyisihan grup Liga Champions, salah satu sisi kapal mereka bocor. Air masuk terlalu banyak dan Villarreal tenggelam di peringkat terbawah. Lebih menyakitkan lagi, Bayern Muenchen, Manchester City, dan Napoli senantiasa mempecundangi mereka. 6 kali main, 6 kali pula Marcos Senna dkk. mengalami kekalahan.

Namun, sesuatu yang tak pernah disangka-sangka, runner-up La Liga musim 07-08, harus memulai musim depan di Segunda Division. Ya, Villarreal, yang sudah berpekan tak lagi menduduki peringkat 18, terjungkal di detik terakhir. Mereka dibekap 0-1 oleh Atletico Madrid. Ironisnya, di saat bersamaan, dua klub yang pada pekan 37 masih ada di bawah Kapal Selam Kuning, sukses meraup kemenangan.

Rayo Vallecano
Rayo Vallecano Lolos dari Jerat Degradasi

Real Zaragoza. Klub yang sepanjang awal musim sangat setia dengan kekalahan dan peringkat 20, menjelma sebagai tim mengerikan di ujung kompetisi. Di luar dugaan, bertandang ke Colisseum Alfonso Perez, klub Aragon menghabisi Getafe yang tidak membutuhkan poin apa pun, dengan skor 0-2.

Menit 58, pemain tuan rumah, Miguel Torres kedapatan hand ball di kotak terlarang. Apono yang diperintahkan menjadi algojo, sukses mengirim bola ke sudut kiri bawah gawang Miguel Moya.

Zaragoza mengunci kemenangan di menit 90+2. Striker tersubur mereka, Helder Postiga, melepaskan tembakan kaki kanan berkat assist Luis Garcia. Alhasil, Zaragoza yang pekan lalu berpoin 40, kini mengantongi 43 angka tanpa ada lagi pertandingan sisa.

Sementara itu, Rayo Vallecano, selamat dari ujung jarum. Klub Kota Madrid terus mengetuk pintu gawang Julio Cesar, kiper Granada, sepanjang laga. Namun, nasib baik seakan tidak mau berpihak hingga menit 90.

Raul Tamudo, penyerang yang musim ini bergelut dengan cedera dan usia tua, menjadi pahlawan Campo de Vallecas lewat tandukan jarak dekat. Rayo yang mengumpulkan 40 poin di pekan 37, melesat dengan nilai 43.

Villarreal yang cuma mengumpulkan 41 poin pun layak berkabung. Untuk pertama kalinya dalam 12 tahun terakhir, mereka kembali membenam ke Segunda Division, menemani Sporting Gijon dan Racing Santander. Sesuatu yang tak pernah terbayangkan oleh Kapal Selam kuning yang dalam 8 musim belakangan, tak pernah jatuh dari peringkat 7.

Villarreal 2

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

Komentar Anda