Scroll to Top

Delapan Klub Liga Inggris di Final Liga Champion dalam Delapan Tahun Terakhir

By Fitra Firdaus / Published on Wednesday, 16 May 2012

Manchester United

Keberhasilan Chelsea menembus final Liga Champion musim ini menjadi catatan tersendiri untuk membuktikan kualitas Premier League (Liga Inggris). Ada delapan klub Liga Inggris yang mampu mencapai final dalam delapan tahun terakhir. Satu-satunya final tanpa wakil Liga Inggris terjadi pada musim 2009/2010.

Stadion Ataturk Olympic, Instambul, 25 Mei 2005. Klub merah Liverpoolmenjejakkan kaki di Turki. Mereka menjadi wakil Liga Inggris pertama dalam enam tahun terakhir yang berhasil menembus final. Lawan yang dihadapi, AC Milan yang kala itu diperkuat oleh Ricardi Kaka yang tengah mekar.

Duel pun berjalan dramatis. AC Milan seakan dengan mudah merebut gelar setelah unggul 3-0 di babak pertama. Kenyataannya, semangat juang pasukan Rafael Benitez membuat Liverpool menyamakan kedudukan dan sukses memenangi adu penalti. Premier League kembali berjaya; dan sejak saat itu final adalah langganan klub Liga Inggris.

Liverpool

Musim berikutnya, ada Arsenal yang melenggang ke final. Sayang, mereka dibekap Barcelona dalam duel hingga menit-menit terakhir dengan skor 2-1.

Musim 2006-07, Liverpool sekali lagi berangkat ke final yang digelar di Athena. Lawan yang dihadapi pun sama seperti final dua tahun lalu, AC Milan. Meski bagai deja vu, Filippo Inzaghi menjadi pembalas dendam setimpal atas derita AC Milan musim 04-05.

Musim berikutnya, malah ada dua tim yang melenggang ke final. Manchester United menapaki final pertama dalam sembilan tahun. Lawannya, Chelsea, yang setelah Roman Abramovich menggelontorkan sekian uang, baru sukses menikmati partai puncak.

Laga ini penuh dengan kejadian yang menjungkirbalikkan ramalan. Didier Drogba terkena kartu merah, Cristiano Ronaldo gagal mengeksekusi penalti, dan John Terry terpeleset. Akhirnya, Setan Merah yang lebih berpengalaman di Liga Champions, yang sukses memboyong gelar.

John Terry

Musim 08-09, nyaris saja terjadi ulangan final musim lalu. Namun, Chelsea disingkirkan Barcelona yang diasuh sang meteor Pep Guardiola. Alhasil Manchester United harus meladeni klub yang tengah mencanangkan diri sebagai yang terbaik di dunia. Sundulan kepala Lionel Messi yang pendek menaklukkan si jangkung Edwin Van Der Sar. Sebuah hal yang sudah cukup untuk membuktikan siapa yang lebih layak juara dengan skor akhir 2-0.

Musim 09-10 memang siklus klub Liga Inggris masuk final, sempat terhenti. Capaian tertinggi klub Premier League musim tersebut hanyalah perempat final. Manchester United dipukul Bayern Muenchen lewat agresivitas gol tandang, sementara Arsenal dihajar Barcelona dengan agregat 3-6.

Selang setahun, United kembali meraih final. Namun, Barcelona menekuk mereka dengan skor 3-1; plus dengan mendikte permainan sejak awal hingga akhir.

Barcelona-2

Musim ini, bayang-bayang lebih buruk, sempat menghantui. Dua klub terbaik, Manchester City dan United, terdepak di babak penyisihan grup. Sementara, dua klub yang kala itu bermasalah, Arsenal dan Chelsea, melenggang ke 16 besar. Pesimisme layak disematkan. Namun, di balik kerapuhan mereka di Premier League, Chelsea menampilkan daya juang mereka yang begitu tinggi. Napoli, Benfica, dan Barcelona ditaklukkan.

Terlepas dari gaya bermain saat melawan El Barca yang dianggap sebagian kalangan adalah sepakbola ultranegatif, Chelsea hanya menunjukkan apa yang harus dilakukan untuk membekap anak asuh Pep Guardiola.

Kini, Chelsea menjadi klub kedelapan Premier League yang menembus final dalam 8 tahun terakhir. Apakah mereka akan melanjutkan takdir Liverpool (04-05) dan Manchester United (07-08)? Ataukah nasib mereka seburuk Arsenal (05-06), Liverpool (06-07), diri mereka sendiri (07-08), hingga Manchester United (08-09, 10-11)?

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

Komentar Anda