Scroll to Top

Anjing Bisa Dilatih Mendeteksi Penyakit Ini

By C Novita / Published on Thursday, 24 May 2012

anjing pendeteksi penyakit

Masih ingat kisah Hachiko, anjing setia yang bisa mendeteksi penyakit jantung tuannya saat akan pergi kerja? Hal tersebut ternyata memang dapat dilakukan anjing dalam kehidupan nyata. Selain mampu membantu para penegak hukum untuk mencari obat-obatan terlarang serta memburu jejak, anjing juga mampu mendeteksi beberapa penyakit.

Kemampuan indra penciumannya yang tajam itulah yang membuat anjing bisa membaui beberapa ciri dan gejala dari penderita penyakit tertentu.

Dilansir Dailymail, berikut adalah penyakit-penyakit yang bisa dideteksi oleh anjing:

  • Diabetes. Diabetes tipe 1 adalah kondisi dimana tubuh mengalami hypo atau kadar insulin terlalu banyak, dan tingkat gula dalam darah sangat rendah. Anjing dapat dilatih mencium gejala hypo  pada diabetes tipe 1, dan menggonggong atau menjilat tubuh penderita.
  • Autisme. Anjing pun dapat dilatih mengetahui bahwa seorang anak memiliki kelainan autisme, serta membantu menenangkan penderita autisme agresif dengan meletakkan kepalanya ke pangkuan penderita.
  • Nyeri karena fibromyalgia. Anjing jenis xolo adalah anjing yang telah dilatih membantu penderita fibromyalgia, dengan cara meringkuk dan membagi panas tubuhnya ke daerah nyeri pasien. Anjing xolo ini suhu tubuhnya lebih panas sebab memiliki bulu yang tipis. Saat terkena panas dari tubuh anjing ini, maka nyeri pasien bisa berkurang.
  • Epilepsi. Anjing bisa mendeteksi kapan gejala kejang epilepsi seseorang akan kambuh, bahkan 40 menit sebelumnya. Itu bisa membantu pasien meminum obatnya terlebih dahulu, untuk mengurangi gejala kejang.
  • Dementia dan Narkolepsi. Anjing pun bisa menjadi alarm untuk membangunkan dan menyadarkan pasien dengan penyakit yang membuat kesadaran si pasien menghilang seperti pada demensia dan narkolepsi atau tidur mendadak.

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

Komentar Anda