Scroll to Top

Persaingan Google+ dan Facebook Menguntungkan User

By Aisyah Indarsari / Published on Sunday, 17 Jul 2011

Google Plus vs FacebookTidak selamanya persaingan dimaknai negatif. Ada kalanya persaingan memunculkan kepedulian terhadap suatu produk untuk direview kembali, sehingga bisa lebih kompatibel dan tangguh.

Dalam hal ini adalah munculnya Google+ yang dirasa mengancam keberadaan Facebook di dunia media sosial. Ada hikmah baik yang bisa diambil dari situasi ini.

Selalu ada pesaing berat untuk setiap produk. Seperti Teh Botol untuk Coca Cola, Honda untuk Yamaha, dan Mc Donald untuk KFC. Monopoli memang tidak akan pernah baik untuk konsumen.

Persaingan ini memungkinkan masing-masing produsen untuk terus mengeluarkan inovasi terbaru dan peningkatan kualitas, sehingga pastinya konsumenlah yang nantinya diuntungkan. Tidak ada perusahaan yang akan berleha-leha jika perusahaan pesaing terus menempel ketat dibelakangnya.

Prestasi yang diperoleh Google+ akhir-akhir ini yang berhasil meraih lebih dari 10 juta pengguna dalam jangka waktu 3 minggu saja, menunjukkan Google bukan pesaing sembarangan untuk Facebook. Padahal Google bukanlah pionir teknologi baru.

Yang dilakukan Google hanya mengembangkan teknologi yang sudah ada. Mereka tidak harus melakukan penelitian penemuan teknologi baru, mereka hanya perlu mengembangkan algoritma yang lebih baik dari yang ada. Hal itu juga yang dilakukan dengan produknya yang lain: Google Map, Gmail, Chrome dan Android. Semua teknologi itu sudah ada sebelumnya.

Mengapa ini baik untuk Facebook? Karena dengan masuk ke dunia media sosial ini, berarti Google mengakui pendekatan Facebook ke internet, yaitu jalur grafik sosial yang intim dan personal. Dan visi Facebook pun terbukti jauh lebih unggul.

Google+ bukan pembunuh bagi Facebook (setidaknya belum). Akan tetapi Google+ adalah pengingat agar Facebook melakukannya dengan lebih baik. Dan dengan lebih dari 750 juta pengguna, Facebook jauh lebih unggul di depan. Tinggal kita tunggu saja inovasi apa yang akan dilakukan Zuckerberg selanjutnya untuk tetap menjaga persaingan ini tetap sehat.

One thought on “Persaingan Google+ dan Facebook Menguntungkan User”

  1. Persaingan Facebook dan Google+ menjadi sangat kontroversial di Muka Dunia Maya ini. Google yang bisa dikatakan “Raja penguasa Internet” takkan mau tersaingi dengan hadirnya “The Master of SocMed”. Memang Raja adalah raja..

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

Komentar Anda