Scroll to Top

Data IDC : Android dan iOS Dominasi Pasar Mobile

By Ditya / Published on Friday, 25 May 2012

Smartphone

Berdasarkan data dari IDC (International Data Corporation), Google Android dan Apple iOS menguasai pangsa pasar sistem operasi mobile.

8 dari 10 sistem operasi perangkat mobile di dunia ini menggunakan Google Android dan Apple iOS. Keduanya menguasai 82% pangsa pasar sistem operasi mobile saat ini.

Google Android boleh berbangga sebagai sistem operasi paling mendominasi dengan 59% pangsa pasar, disusul Apple iOS dengan menguasai 23% pangsa pasar.

Pada posisi ketiga setelah Google Android dan Apple iOS adalah Symbian, mantan penguasa pasar smartphone ini masih memiliki pangsa pasar hinga 6,8%.

Bagaimana dengan RIM (Research In Motion) BlackBerry? Smartphone yang saat ini sedang booming di Indonesia ini ternyata berada pada posisi terpuruk di pasar mobile global dengan hanya menguasai 6,4% pangsa pasar.

Data dari IDC ini juga menunjukan hasil yang mengejutkan bahwa sistem operasi Linux mengalahkan sistem operasi besutan Microsoft, Windows Phone. Linux menguasai 2,3% pasar dan Windows Phone menguasai 2,2%.

Chart IDC

Analis memperkirakan bahwa Linux mampu mengungguli Windows Phone karena Samsung terus mendorong penjualan Samrtphone yang menggunakan OS Bada yang berbasis Linux.

Berdasarkan data dari IDC, terlihat bahwa Symbian dan BlackBerry mengalami mimpi buruk dengan jatuhnya posisi mereka dipasaran.

Seperti yang dikutip dari Slashgear, Symbian mengalami penurunan hingga 60% dibanding tahun lalu, sedangkan BlackBerry mengalami penurunan hingga 29,7% dibandingkan tahun lalu.

Sebaliknya, Google Android mengalami peningkatan luar biasa hingga 145% dan Apple iOS mengalami peningkatan hingga 88% dibandingkan dengan tahun lalu.

Perubahan ini terkait dengan populernya smartphone berbasis iOS seperti iPhone dan yang berbasis Android seperti Samsung Galaxy dan HTC.

“Popularitas Android dan iOS berasal dari kombinasi faktor kompetisi dan perjuangan produsen. Baik Android maupun iOS memiliki banyak fitur dan cara mereka membuat pengalaman pengguna yang intuitif membuat mereka mendapat pengikut yang besar,” kata Ramon Llamas, analis riset senior IDC.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

Komentar Anda