Scroll to Top

Swiss Terbangkan Pesawat Bertenaga Matahari Pertama Lintas Benua

By Ditya / Published on Monday, 28 May 2012

Solar Plane

Makin berkurangnya cadangan energi fosil seperti minyak bumi memacu ilmuwan mengembangkan energi alternatif, salah satunya tenaga matahari.

Hasil penelitian tersebut menghasilkan berbagai solusi pemanfaatan energi matahari, salah satunya pesawat Solar Impulse.

Solar Impulse, adalah pesawat bertenaga matahari yang dikembangkan oleh Swiss yang saat ini telah mencapai tahap uji terbang.

Jumat lalu (25/05/2012) telah dilaksanakan uji terbang antar benua tanpa menggunakan setetes bahan bakar di leg pertama.

Pesawat terbang bertenaga matahari buatan Swiss ini terbang dari Payerne, Swiss pada hari Kamis (24/05/2012) menuju Maroko.

Pesawat ini mendarat dengan selamat di Madrid, Spanyol selama 3 hari untuk melakukan pengecekan teknis dan pergantian pilot seperti yang sudah direncanakan.

Jika perjalanan Swiss – Maroko ini berhasil, maka perjalanan sejauh 1550 mil atau sekitar 2.495 kmini akan menjadi jarak terjauh yang pernah dilalui pesawat ini.

Tahun lalu, pesawat Solar Impulse ini juga telah berhasil melakukan penerbangan internasional pertamanya dari Swiss menuju Brussels, Belgia.

Pilot Ander Borschberg menjadi pilot untuk pesawat ini di leg pertama dan rekannnya, Bertrand Piccard akan menjadi pilot di leg kedua yang akan berakhir di Rabat, Maroko.

“Penerbangan ini luar biasa dan berjalan sangat baik dan terima kasih pada tim ahli meteorologi, semuanya berjalan sesua rencana.”

“Itu luar biasa untuk terbang bersama penghalang awan dan tidak perlu ragu untuk terbang diatas mereka untuk menegskan keyakinan terhadap penggunaan enegri matahari, ” kata Andre Borschberg.

Pesawat Solar Impulse ini memiliki lebar hingga 200 kaki untuk meningkatkan efisiensi aerodinamisnya dan di sayap itu terdapat lebih dari 12.000 panel surya untuk menyerap energi sinar matahari.

Energi sinar matahari digunakan untuk menyalakan pesawat Solar Impulse dan digunakan untuk mengisi baterai lithium polimer untuk dapat terbang di malam hari.

Durasi penerbangan leg pertama memakan waktu 17 jam 3 menit dan 50 detik dengan kecepatan rata-rata 89 km/jam.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

Komentar Anda