Scroll to Top

8 Tips Membangun Startup Sendiri

By Ivan Azzam / Published on Monday, 18 Jul 2011

Ingin membuat suatu startup? Cek dulu 8 tip berguna dibawah ini, siapa tahu dapat menjadi panduan kamu dalam membuat startup (via Mashable).

1. Pekerjakan coder hebat

Tak punya kemampuan coding mumpuni tapi mau tetap membuat startup? Jangan menyerah, cari saja seseorang dengan kemampuan coding memadai dan pekerjakan dia dan bisa mengimplementasikan ide anda. Pastikan dia sudah sukses dalam membuat situs dengan fitur mirip yang anda inginkan. Maka dengan cara tersebut, orang yang kita rekrut mempunyai keahlian yang tepat. Jika salah memilih orang, startup kamu akan tidak efisien, buang-buang waktu, dan kehilangan peluang pasar yang bagus.

2. Luncurkan situs produk kamu secepatnya

Mungkin kamu pernah mengalami, saat mau meluncurkan startup anda, ada fitur yang rasanya kurang atau perlu diperbaiki, sehingga anda merasa, penundaan peluncuran perlu demi perbaikan agar nantinya bisa menarik perhatian pelanggan. Jangan lakukan itu! Tetap pada jadwal semula untuk meluncurkan situs kamu, dan tetap utamakan fungsionalitas dan fitur penting, toh nantinya saat diluncurkan, kamu bisa katakan pada pelanggan kamu bahwa situs kamu bersifat beta. Dengan sendirinya umpan balik dari pelanggan akan datang demi perbaikan situs kamu.

3. Identifikasi calon pengguna kamu

Jika kamu mau mengembangkan suatu produk, pastikan kamu benar-benar mengetahui kebutuhan pengguna kamu nantinya. Mungkin kamu berasumsi bahwa pelanggan potensial kamu mencari suatu solusi, lalu kamu meluncurkan produk kamu sebagai solusinya, namun ternyata produk kamu terlalu mahal atau malah tidak terlalu memecahkan masalah. Maka dari itu, sediakan waktu untuk mengerti kebutuhan pengguna dan apa mereka bersedia membayar produk kamu nantinya.

4. Jangan memasang target kecil

Tidak salah sebenarnya jika mengincar posisi kedudukan yang kecil di pasar startup, makin kecil, makin sedikit kompetisi untuk kamu. Tapi ruginya, kamu tidak mendapat pengguna yang cukup untuk memberi kamu untung. Lakukan riset pasar untuk mengerti kebutuhan konsumen yang tertarik dengan produk kamu. Jika sudah memenuhi kebutuhan mereka, ekspansi pasar kamu dengan cepat. Jika ide asli kamu sudah menyesuaikan diri dengan pasar, peluang pertumbuhan pasar startup kamu bukanlah hal mustahil.

5. Miliki modal yang jumlahnya memadai

Seperti yang diketahui, membuat startup untuk pertama kali mungkin agak sulit menentukan berapa banyak modal awal yang harus kita tanam. Ini berguna karena saat kamu melalui halangan dalam mendirikan startup kamu bisa mengatasinya dengan modal awal ini ataupun demi merancang ulang startup kamu. Tapi penting diingat untuk menyimpan cukup dana demi pengembangan produk akhir/final yang potensial disukai pelanggan. Jangan mau menghabiskan waktu meyakinkan investor demi berinvestasi pada startup anda, karena investor sendiri ingin kamu menghabiskan dana demi pengembangan startup kamu agar ada timbal balik untuk mereka nantinya. Ini demi agar kamu bisa menunjukkan sesuatu yang nyata pada investor.

6. Jangan sembarang menghabiskan uang

Bisa dibilang, untuk membangun startup (usaha lain juga begitu sebenarnya) membuang banyak uang. Masalahnya adalah, kita sering membuang uang demi hal yang sebenarnya bisa menunggu nanti, atau alat yang tidak memberi hasil yang diharapkan.

Hal utama yang membuat startup kita menghabiskan banyak uang adalah, terlalu cepat mempekerjakan banyak orang pada awal berdirinya startup. Pekerjakanlah orang yang mempunyai keahlian tertentu yang tidak bisa dilakukan staf lain, untuk apa mempekerjakan dua orang dengan kemampuan yang sama pada awal berdirinya perusahaan? Tentukan juga orang yang bisa dipekerjakan dengan jangka waktu pendek, outsourcing, atau pegawai tetap (jangka waktu panjang). Gaji pegawai tentu berkontribusi pada pengeluaran yang terlalu banyak dan harus diperhatikan dengan baik.

7. Cari co-founder lain

Yang namanya startup pastinya memakan waktu banyak. Meski secara konsep sudah matang, mungkin kamu kurang dalam keahlian tertentu sehingga ide kamu terhambat menjadi kenyataan. Jangan takut! Cari rekanan terpercaya lalu bagi dua pekerjaan kamu dengan dia, pastikan dia juga memiliki keahlian yang tidak kamu punya sehingga kalian saling melengkapi.

Dave McClure mengatakan disini, startup yang ideal memiliki tiga macam pendiri, hackerhustlerdesigner. Hacker tentunya melakukan coding, hustler melakukan bisnis nyatanya (promosi dan segala macam), dan designer adalah yang membuat konsep yang menarik perhatian pelanggan dan investor. Mungkin kamu memiliki ketiga kemampuan tersebut tapi apakah kamu mempunyai waktu yang cukup untuk menjadi ketiganya?

8. Fokus demi kemajuan

Di dunia startup, waktu yang dihabiskan yang tidak difokuskan demi startup kamu membuka peluang bagi pesaing untuk mengalahkanmu di pasar. Fokuskan waktu kamu untuk startup kalau mau sukses.

Jika kamu membangun suatu proyek, melakukan targeting pada pelanggan, dan menarik investor, maka kamu sebenarnya sudah mengandalkan startup kamu sebagai penghasilan, maka dari itu, fokuslah.

Tagged as:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

Komentar Anda