Scroll to Top

Buffon Frustasi Dengan Perkembangan Juve

By Wan Faizal / Published on Monday, 18 Jul 2011

Kiper sekaligus bintang Juventus, Gianluigi Buffon, merasa frustasi dengan perkembangan timnya dalam usaha merintis kebangkitan usai skandal Calciopoli yang menimpa timnya beberapa musim lalu.

Juve divonis terdegradasi ke Serie-B pada musim 2006 lalu akibat skandal memalukan itu. Meski hanya butuh waktu semusim untuk kembali ke Serie-A, hingga sekarang I Bianconeri masih belum bisa bangkit seperti sebelum vonis itu jatuh.

Buffon, yang menjadi salah satu pemain yang ikut bermain di Serie-B waktu itu mengaku putus asa dengan situasi yang terjadi saat ini.

“Lima musim lalu, ketika cerita tentang Juventus berubah, saya ikut menyetujui rencana untuk mengembalikan Juve seperti dulu,” kata Buffon pada Goal.com.

“Klub mencoba untuk merealisasikan proyek itu, namun hasilnya tidak sesuai. Tidak bisa sebaik yang diharapkan.”

“Tidak berpartisipasi di Liga Champions tentu membuat frustasi bagi pemain-pemain seperti saya. Orang-orang ingin melihat saya dan Alessandro Del Piero untuk selalu berpartisipasi di level tertinggi.”

“Fakta bahwa kami tidak berpartisipasi di kompetisi Eropa musim depan menandakan bahwa tim harus bekerja lebih keras musim depan.”

Juventus adalah tim tersukses dalam persepakbolaan Italia. Buffon berharap sejarah bagus Juventus di masa lalu masih mampu menarik minat pemain-pemain top untuk mau bergabung dengan Juve, meski tidak akan bermain di kompetisi Eropa musim depan.

“Saat ini, Juve tidak memiliki daya tarik bagi pemain-pemain top. Para pemain tentu sangat ingin bermain di kompetisi Eropa, yang sayangnya hal itu tidak akan bisa dipenuhi Juve” lanjut Buffon.

Meski kecewa dengan perkembangan yang terjadi, kiper yang turut membawa Italai meraih juara dunia 2006 itu mengaku tidak punya rencana untuk pergi dari Turin.

“Saat ini, saya tidak punya rencana untuk meninggalkan Juve.”

“Saya masih memiliki kontrak beberapa tahun disini. Setelah itu kita lihat apakah saya masih bisa bertahan di level tertinggi atau tidak,” tutupnya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

Komentar Anda