Scroll to Top

5 Tips Merencanakan Perjalanan Liburan (Rekreasi)

By Ilham Choirul / Published on Thursday, 21 Jul 2011

rencana perjalananPerencanaan keuangan dalam perjalanan itu penting. Dengan membuat sebuah anggaran. Anda dapat menyesuaikan jumlah pengeluaran yang bakal dihabiskan selama Anda bersenang-senang. Bermanfaat pula untuk mendisiplinkan pengeluaran Anda selama perjalanan. Pastinya, Anda dapat mengukur kemampuan keuangan sendiri terhadap rencana perjalanan yang Anda putuskan.

Setidaknya ada lima poin utama terkait pengeluaran uang yang akan Anda  alami dalam perjalanan:

1. Penetapan tujuan

Jangan hanya mengira-ngira terhadap rencana perjalanan Anda. Yakinkan Anda memiliki tujuan pasti saat melakukannya. Tujuan ini meliputi lokasi perjalanan (dalam negeri atau luar negeri) atau berapa lama Anda akan berada dalam perjalanan.  Menetapkan tujuan perjalanan dapat menentukan besaran anggaran yang disesuaikan dengan biaya hidup di sana.

2. Biaya transportasi utama

Biaya ini adalah sejumlah uang yang harus Anda keluarkan untuk mengongkosi besaran biaya transportasi dari tempat awal Anda menuju lokasi tujuan. Misalnya, kalau rute Anda adalah Jakarta-Yogyakarta, maka hitunglah perkiraan tiket naik bis, pesawat, atau kereta dari Jakarta menuju Yogyakarta. Tergantung Anda mau menggunakan alat transportasi apa.

Jika membawa kendaraan sendiri, perkiraan biaya bahan bakar menjadi acuan dalam penetapan anggaran. Hitunglah berdasarkan jarak tempuh dan efisiensi penggunaan bahan bakar kendaraan Anda.

3. Biaya akomodasi

Lamanya Anda berada di tempat tujuan, harus tetap menetapkan anggaran baik Anda stay lama atau sebentar. Tentukan tempat Anda menginap, baik itu di hotel bintang, hotel mawar, losmen, atau mungkin di tempat saudara. Masing-masing tempat menginap memiliki konsekuensi biaya sendiri. Carilah info melalui website penginapan tersebut atau menelepon penginapan untuk mengetahui tarif pastinya. Jika Anda menginap di rumah saudara, biaya akomodasi bisa dibebankan sebagai biaya membeli oleh-oleh untuk keluarga Anda.

4. Biaya makan

Biaya makan ini soal selera. Kalau Anda tidak perlu makan dengan menu yang “neko-neko”, Anda bisa membuat anggaran sesuai dengan biaya hidup masyarakat di lokasi yang hendak dituju. Anda bisa menghitung secara garis besar.

Misalnya, biaya hidup di Solo untuk sekali makan menu sederhana 5 ribu rupiah. Sehari, untuk tiga kali, makan sebesar 15 ribu rupiah. Anda tinggal mengalikan jumlah hari yang Anda perlukan dalam perjalanan. Anggaran ini bisa berkurang ketika hotel tempat Anda menginap memberikan sarapan.

5. Biaya tak pasti
Inilah jenis biaya serba-serbi yang mungkin sulit terdeteksi pasti. Dalam biaya ini meliputi transportasi selama berada di tujuan wisata, tiket masuk tempat wisata, tip, tiket tol, jajan, dan biaya tak terduga lainnya.

Cari tahu informasi tentang biaya tak terduga ini.  Smakin besar kemampuan finansial Anda, maka semakin baik. Biaya ini masuk kategori biaya darurat.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

Komentar Anda