Scroll to Top

Yunani vs Ceko: Berharap Pada Sosok Kyriakos Papadopoulos

By Wan Faizal / Published on Tuesday, 12 Jun 2012

Kyriakos Papadopoulos

Jelang laga menentukan antara Yunani vs Ceko, tim asuhan Fernando Santos dibekap kendala serius di barisan belakangnya. Dua bek andalan, Sokratis Papastathopoulos dan Avraam Papadopoulos, terpaksa absen karena sebab berbeda. Nama pertama harus mangkir karena hukuman kartu merah, sedang nama kedua malah sudah dipulangkan ke Yunani karena mengalami cedera di laga pertama. Tak pelak, harapan Yunani kini tertumpah di pundak Kyriakos Papadopoulos.

Belum kenal siapa Papadopoulos? Ia adalah bek muda Yunani yang masih berusia 20 tahun dan bermain di klub Jerman, FC Schalke 04. Meski masih belia, namun jangan remehkan kemampuannya dalam menjaga area pertahanannya.

Tengok saja laga melawan Polandia kemarin. Masuk di menit 37, ia membuat penyerang Polandia, Robert Lewandowski tak berkutik. Padahal sebelum ia masuk, Lewandowski begitu merajalela di kotak penalti Kostas Chalkias, kiper Yunani.

Di level klub pun ia juga bagaikan batu karang di lini pertahanan Schalke. Dipasangkan dengan siapapun bek Schalke, pemain bertampang “baby face” itu selalu bisa bermain apik.

Berbagai rekor juga pernah diraih oleh pemain kelahiran Katerini, 23 Februari 1992 tersebut. seperti menjadi pemain termuda yang pernah bermain di Liga Yunani saat masih berumur 15 tahun dan 283 hari bersama Olympiakos. Selain itu, namanya juga pernah masuk ke dalam tim terbaik Piala Eropa U-19.

Kyriakos Papadopoulos (Greece)

Dengan rentetan latar belakang yang apik tersebut, puja-puji pun mengalir baginya. Salah satunya dari legenda sepakbola Yunani, Panagiotis Fyssas.

“Ia adalah pemain yang sangat bertalenta. Ia punya kepercayaan diri yang besar. Saya yakin dalam beberapa tahun ke depan ia akan membuat sejarah di timnas,” ujar salah satu pemain yang berkontribusi besar atas keberhasilan Yunani meraih gelar Piala Eropa 2004 silam itu.

Papadopoulos sendiri mengaku siap untuk menghadapi tantangan berikutnya dari Ceko. Setelah mampu mematikan Lewandowski, kini ia berharap bisa melakukan hal serupa pada Milan Baros ataupun penyerang Ceko lainnya.

“Jujur, saya ingin bermain lawan Ceko. Saya siap dan akan membantu tim ini jika tim membutuhkan bantuan saya,” ujarnya.

Well, sepertinya Euro 2012 akan menjadi panggung pembuktian seorang Kyriakos Papadopoulos. Bukan tidak mungkin jika nantinya Papadopoulos bisa membawa Yunani berjaya seperti pada era Theodoros Zagorakis pada 2004 lalu.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

Komentar Anda