Scroll to Top

Ada Sosok Penolong Pada Pria Berwajah Garang

By Ilham Choirul / Published on Wednesday, 13 Jun 2012

pria wajah lebar

Berwajah sangar bukan berarti menunjukkan tampilan yang penuh dengan sikap emosional. Penelitian dari Universitas St Andrews membantahnya. Justru menurut studi itu, pria yang punya wajah garang dengan rahang yang lebar memiliki sifat mulia sebagai manusia penolong.

Penelitian ini dilakukan oleh psikolog Michael Stirrat dan David Perret. Mereka mencoba membuat sebuah kompetisi  yang melibatkan beberapa grup untuk saling bertanding. Mereka akan diberikan sejumlah uang demi kompetisi tersebut. Dan, ketika dilakukan pengamatan pada anggota grup yang memiliki wajah garang dan lebar, justru mereka memiliki kemauan untuk bekerja sama secara team.

Ini membuktikan bahwa stereotip selama ini yang menganggap orang berwajah garang selalu berwatak jahat, adalah salah besar. Penilaian itu kurang berdasar dan hanya mengandalkan persepsi akibat ketakutan dalam berhadapan dengan mereka. Mereka juga bukanlah sosok yang lebih sering agresif dan tidak mau diajak bekerja sama. Penelitian ini membuktikan sebaliknya.

Sementara itu, penelitian ini turut mendukung studi yang sudah ada sebelumnya. Studi tersebut mempelajari kinerja para CEO pada beberapa waktu lalu. Hasilnya, para CEO yang memiliki wajah lebar dan terlihat garang dinilai paling baik kinerjanya dibanding mereka yang memiliki wajah cenderung menyempit. Dia berkarakter kuat sebagai pemimpin yang baik.

Dengan adanya penelitian ini, ada karakter khas yang muncul dalam diri orang yang berwajah lebar. Dia lebih mampu diunggulkan dalam urusan yang memerlukan penanganan serius dan lebih bisa menekan egonya. Penelitian ini dimuat dalam jurnal online Psychological Science.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

Komentar Anda