Scroll to Top

Euro 2012: Irlandia Tetap Pede Hadapi Spanyol

By Wan Faizal / Published on Thursday, 14 Jun 2012

Skuad Irlandia

Jelang laga Grup C Euro 2012 antara Spanyol vs Irlandia, Jumat (15/6/12) pukul 01.45 WIB, publik pasti sudah memperkirakan siapa yang menjadi unggulan dan memenangkan laga tersebut, yakni Spanyol. Namun, nyatanya skuad Irlandia tetap pede bisa menyulitkan juara dunia 2010 itu dalam laga yang dihelat di Arena Gdansk tersebut.

Materi pemain yang dimiliki Irlandia jelas kalah mentereng dibanding milik Spanyol. Meski punya beberapa pemain yang kenyang pengalaman di Premier League seperti Robbie Keane, Stephen Ward, Glenn Whelan, Kevin Doyle, Shay Given, dll, mereka semua hanyalah bermain di klub-klub kelas menengah.

Bandingkan dengan pasukan Vicente del Bosque seperti Fernando Torres, Xavi Hernandez, David Silva, Iker Casillas, Andres Iniesta, Cesc Fabregas, dkk. Mereka semua adalah skuad yang juga membawa Spanyol meraih gelar di Austria-Swiss 2008 dan Afrika Selatan 2010.

“Kami berada di turnamen terelite di Eropa dan berkesempatan melawan para pemain terbaik yang ada. Spanyol telah menunjukkan bagaimana bagusnya mereka. Dan ini adalah kesempatan bagus bagi kami untuk membuktikan diri,” tutur John O’Shea.

Kekalahan 1-3 atas Kroasia di laga pertama membuat posisi Irlandia jadi serba sulit. Di satu sisi mereka harus keluar menyerang, mencetak gol, dan meraih poin. Namun di sisi lain, lawan yang mereka hadapi adalah Spanyol.

“Dalam kasus ini, sulit bagi pemain untuk keluar bertanding dengan beban yang ada. Kami ingin poin. Namun jika tidak bisa, ini juga bukan akhir dari segalanya,” ujar kapten Keane.

“Kami tahu ini akan jadi partai yang sulit. Mereka adalah salah satu tim terbaik di dunia. Tapi tak ada alasan bagi kami untuk tidak mendapatkan sesuatu di pertandingan nanti.”

Giovanni Trapattoni mungkin harus menerapkan taktik catenaccio ala Italia demi membendung serangan Spanyol dan mengandalkan counter attack untuk membunuh mereka. Sama seperti yang dipakai oleh Italia di pertandingan pertama.

“Bek kami mungkin seperti akan menjadi tembok bagi mereka sepanjang pertandingan. Kami tak boleh terpancing dengan permainan satu-dua yang merupakan gaya main mereka,” tambah O’Shea.

“Selain itu, lini depan kami harus tajam karena itu akan sangat menentukan. Kami yakin bisa membuat mereka kesulitan.”

Tak salah memang jika Irlandia memakai strategi sedikit bertahan. Toh, satu poin dari laga ini masih akan tetap menghidupkan peluang mereka untuk lolos ke perempat final, bukan?

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

Komentar Anda