Scroll to Top

Waspada, Asap Mesin Diesel Menyebabkan Kanker

By Ilham Choirul / Published on Wednesday, 20 Jun 2012

asap diesel

Bisa dibilang, perkotaan adalah gudangnya polusi udara. Berbagai jenis polutan ada di sana. Asap kendaraan menjadi salah satu biang keladi polusi udara. Termasuk, asap hitam dari kendaraan yang memiliki mesin diesel.

Memang sungguh menyesakkan dada berada dalam kepungan asap hitam dari diesel. Sampai-sampai, badan kesehatan dunia WHO mengeluarkan peringatan bahaya dari asap mesin diesel. Dalam laporan WHO, asap hitam tersebut dimasukkan pada tingkat karsinogen grup 1. Artinya, polutan ini memiliki andil dalam menciptakan kanker saat banyak terpapar di tubuh.

WHO juga mengingatkan akan kemunculan kanker paru-paru bagi orang yang kerap menghirupnya. Dikutip Media indonesia dari New York Times, asap ini punya sifat racun seperti halnya arsenik, strontium-90, dan radiasi neutron. WHO menyatakan, asap mesin diesel jauh labih membahayakan dari asap rokok yang dihirup perokok pasif.

Sangat disarankan untuk memakai pelindung, seperti masker, yang mampu meminimalkan paparan asap ini ke dalam tubuh. Tidak bisa dipungkiri, mesin diesel punya kelebihan tersendiri dalam menggerakkan sebuah mesin. Namun, kalau rutin menghirup asapnya, potensi terkena kanker meningkat hingga tujuh kali lipat. Melihat besarnya risiko ini, pengaturan tingkat kewajaran polusi oleh pemerintah perlu sekali diperhatikan.

Sifat polusi udara cukup laten. Karena sifatnya mengikuti arah angin, polutan bisa dengan mudah tersebar ke berbagai tempat. Dan, orang bisa dengan mudah terpapar tanpa sengaja, termasuk pula polusi dari asap mesin diesel. Melihat asap hitam mesin diesel masih cukup marak di perkotaan, sebaiknya Anda selalu waspada dengan memakai pelindung saat berada di jalanan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

Komentar Anda