Scroll to Top

Final Euro 2012: Spanyol Kejar Sejarah, Italia Ingin Ulangi Sejarah

By Wan Faizal / Published on Sunday, 01 Jul 2012

Casillas-Buffon

Apapun hasil pertandingan final Euro 2012 nanti, baik Spanyol dan Italia dipastikan akan akrab dengan kata sejarah. Bedanya, jika Spanyol sedang mengejar sejarah, Italia justru ingin mengulang sejarah yang pernah mereka alami.

Spanyol berkesempatan menjadi negara pertama yang mencetak hat-trick juara di turnamen besar. Setelah menjuarai Euro 2008 dan Piala Dunia 2010, Spanyol akan menjadi negara pertama yang bisa melakukan hat-trick andai mereka mampu mengangkat piala di Kiev nanti.

Iker Casillas dkk sendiri memang menjadi unggulan untuk laga final nanti. Namun, mereka sebaiknya berkaca pada kisah Jerman Barat dan Prancis yang dulunya berada dalam posisi yang sama seperti Spanyol saat ini.

Jerman Barat lebih dulu punya kesempatan meraih tiga gelar juara turnamen besar berurutan setelah mereka menjadi yang terbaik di Euro 1972 dan Piala Dunia 1974. Dengan status unggulan di Euro 1976, Jerman Barat justru takluk dari Cekoslovakia di partai final setelah sepakan penalti Antonin Panenka mulus masuk ke gawang mereka.

Prancis juga sama. Menjadi juara di Piala Dunia 1998 dan Euro 2000, mereka menjadi unggulan di Piala Dunia 2002. Tapi hasilnya sangat mengecewakan. Jangankan berpeluang menjadi juara, lolos dari fase grup pun mereka tak mampu setelah kalah bersaing dengan Denmark, Senegal, dan Uruguay.

Bagaimana dengan Italia? Gli Azzurri memang tidak akan mencetak hat-trick jika juara di akhir pertandingan nanti. Namun jika juara, mereka akan mengulang sejarah yang pernah mereka raih di tahun 1982 dan 2006.

Terdapat satu benang merah dalam turnamen Piala Dunia 1982, Piala Dunia 2006, dan Euro 2012 ini. Yakni sepakbola Italia terserang skandal pengaturan skor saat itu.

Namun nyatanya kasus itu tak mempengaruhi para pemain timnas untuk bisa berprestasi. Gelar juara 1982 dan 2006 menjadi bukti sahih bagaimana kualitas mental pemain Italia. Para pemain Italia di skuad tahun ini pun tentu akan menjadikan kesuksesan dua tahun tersebut sebagai inspirasi untuk bisa mengangkat piala nanti.

Mampukah Italia mengulanginya? Atau justru Spanyol yang akan membuat sejarah?

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

Komentar Anda