Scroll to Top

Real Madrid: Reaksi Fans di Spanyol Atas Penjualan Pemain Muda Ala Florentino Perez

By Fitra Firdaus / Published on Tuesday, 10 Jul 2012
Dani Carvajal
Dani Carvajal Pemain Muda Real Madrid Yang Pergi ke Bayer Leverkusen

Memiliki sederetan pemain muda yang ditelurkan dari waktu ke waktu, Real Madrid lebih tertarik menjual para calon bintang ini. Madridistas, fans Real Madrid, pun bereaksi. Ada yang setuju dengan cara Florentino Perez, presiden Real Madrid, ada pula yang mengangkat bendera perang untuk sang ‘penguasa’ Los Blancos.

Dari tahun ke tahun, Real Madrid terbiasa untuk menjual para didikan mereka sendiri ke klub lain. Sebutkanlah nama Alvaro Negredo, Juan Mata, atau Roberto Soldado.

Kemarin, bek Real Madrid Castilla yang digadang-gadang akan menjadi bintang, Dani Carvajal, dilego ke klub Jerman, Bayer Leverkusen. Carvajal yang musim lalu tampil 38 kali untuk Castilla, dikontrak selama lima tahun dan ada opsi pembelian kembali di tiga tahun pertama oleh Los Blancos.

Sementara bursa transfer masih panjang, bukan tidak mungkin akan ada pemain lain yang dijual. Bagaimana reaksi para fans tentang hal ini? Kebanyakan dari mereka, mengkritik kebijakan penjualan pemain muda seperti ini.

Semisal, pemuda bernama Jesus yang menyebutkan, “Kita membutuhkan bek kanan, memiliki satu dari akademi, dan menjualnya. Langkah cerdas, Mourinho.”

Jese Joselu
Jese dan Joselu: Dua Bomber Maut Real Madrid Castilla

Ada pula yang berkata, “Tepuk tangan untuk Florentino (Perez) dan kaki tangannya yang melupakan pemain muda Real Madrid. Kita menjualnya (Dani Carvajal) seharga 5 juta Euro (katakanlah naik menjadi 9 juta Euro) untuk membeli Modric yang berharga 40 jua Euro. Luar biasa.”

Fans lain bernama Fernando, berkata tak kalah pedas, “Kebijakan jangka panjang Real Madrid adalah menciptakan para pemain dari akademi kemudian menjualnya. Carvajal bukan yang terakhir. Masih ada Jesse (Rodriguez), (Alvaro) Morata, (Antonio) Adan, dan seterusnya, dan seterusnya lagi.”

Fans bernama Carecolo juga berkata serupa. Ia menyoroti gaji besar yang didapatkan para pemain bintang Real Madrid yang lebih kerap duduk di bangku cadangan. Misalnya Kaka, “Yang cukup memalukan adalah, gaji setahun Kaka lebih besar daripada harga penjualan bintang-bintang akademi kita.”

Real Madrid Castilla 2

Ada pula yang menyebutkan, di tengah krisis ekonomi yang melanda Spanyol, langkah Florentino Perez menjual para pemain muda adalah hal keliru, “Membuang pemain muda berbakat adalah cara yang aneh dalam mengelola uang saat krisis ekonomi.”

Di balik sikap kebanyakan fans  yang kontra dengan kebijakan Real Madrid, ada pula yang tetap optimis dengan laju Los Blancos. Ada yang menilai kepergian Dani Carvajal dan pemain-pemain Real Madrid Castilla hanyalah sebuah proses. Mereka bisa saja kembali, seperti yang pernah terjadi pada Alvaro Arbeloa (Liverpool) dan Esteban Granero. Atau malah seperti Jordi Alba yang bertahun di Valencia, lalu pulang ke Barcelona.

Salah satu penggemar juga berkata, “Kita harus menjual para pemain muda, demi ‘membeli’ kemunculan para pemain muda yang baru di Real Madrid Castilla.”

Real madrid Castilla

Seorang penggemar Madrid asal Jerman menambahkan, “Ini demi masa depan sang pemain (Dani Carvajal). Jika ia bertahan di Madrid, tujuannya hanya satu: bangku cadangan.”

Florentino Perez sendiri memang terkenal dengan kebijakannya yang unik. Di era pertama menjadi presiden Real Madrid, ia selalu membeli bintang dunia setiap musimnya.

Di era kedua ini, Perez lebih suka mencari pemain muda yang sudah matang di klub-klub Eropa. Sebutkanlah pembelian jitu Mesut Ozil, Sami Khedira, dan Angel Di Maria pada musim 2010-11 lalu. Ketiganya menjadi kunci permainan Los Blancos dalam dua tahun terakhir.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

Komentar Anda