Scroll to Top

Liga Spanyol: Sembilan Klub Yang Pernah Menjuarai La Liga

By Fitra Firdaus / Published on Friday, 13 Jul 2012

Real Madrid 2

Sejak pertengahan Agustus mendatang, Liga Spanyol kembali bergulir. 38 jornada akan digelar untuk 20 peserta kompetisi untuk mencari yang terbaik di akhir musim. Selain Real Madrid dan Barcelona, siapakah yang pernah menjuarai La Liga?

Sejak digulirkan pertama kali pada tahun 1929, Liga Spanyol baru menghasilkan 9 juara. Real Madrid dan Barcelona menjadi pengumpul terbanyak. Namun, nama-nama seperti Atletico Madrid, Athletic Bilbao, Valencia, Real Sociedad, Deportivo La Coruna, Sevilla, dan Real Betis tak boleh dilewatkan.

1. Real Madrid (32 gelar)

Klub ibukota adalah pemegang gelar Liga Spanyol terbanyak. 32 gelar mereka kantongi sejak pertama kali menjadi yang terbaik pada musim 1931-32. Bicara tahun keemasan, tidak ada yang tidak setuju bahwa El Real dekade 1950-an hingga 1960-an menjadi yang terbaik. Dalam rentang waktu 16 tahun ada 12 gelar yang didapatkan. Kini, dengan skuad multinasional, kubu Jose Mourinho juga dijagokan mampu mempertahankan gelar.

2. Barcelona (21 gelar)

Barcelona 3

Barcelona adalah klub pertama yang menjuarai Liga Spanyol pada 1929. Mereka sempat menunggu selama hampir dua dekade untuk mendapatkan gelar kedua. Sepanjang perjalanan La Liga, El Barca terus menjadi kompetitor terkuat Real Madrid. Musim ini, dengan pelatih baru, Tito Vilanova, Blaugrana juga masih dianggap sebagai pesaing utama kubu Santiago Bernabeu dalam mempertahankan gelar.

3. Atletico Madrid (9 gelar)

Atletico Madrid

Klub ‘kedua’ di kota Madrid ini menjadi klub terbanyak meraih gelar setelah Real Madrid dan Barcelona. Sembilan label juara melekat pada mereka sejak musim 1939-1940. Terakhir kali Rojiblancos mendapatkan gelar, adalah pada musim 1995-96. Sempat mengalami krisis keuangan parah yang menyebabkan akademi mereka dibubarkan, Atletico yang pernah terjerumus ke Segunda Division masih terus mencari penampilan terbaik di dekade awal abad XX.

4. Athletic Bilbao (8 gelar)

Athletic adalah klub kedua yang berhasil mendapatkan gelar La Liga. Namun, prestasi mereka yang gemilang di awal dekade 1930-an, tak berkelanjutan hingga saat ini. Terakhir kali pasukan lokal Basque menikmati gelar adalah pada musim 1983-84 atau hampir tiga dekade lalu.

5. Valencia (6 gelar)

Valencia 2

Wakil Valencia yang sempat mengacaukan dominasi Real Madrida dan Barcelona di awal dekade 2000-an. Sepasang gelar didapatkan pasukan Mestalla pada musim 2001-02 dan 2003-04. Secara keseluruhan, dalam belasan musim terakhir, El Che memang menjadi salah satu klub yang penampilannya relatif stabil selain duo raksasa Spanyol.

6. Real Sociedad (2 gelar)

Sociedad pernah dua kali mendapatkan gelar juara pada musim 1980-81 dan 1981-82. Namun kejayaan Txuri-urdin yang kala itu memiliki penyerang Jesus Maria Satrustegui, tidak berlanjut hingga kini. Prestasi terbaik di abad XX adalah ketika Nihat Kahveci dkk. menjadi runner-up pada musim 2002-03.

7. Deportivo La Coruna (1 gelar)

Super Depor yang musim ini kembali ke Primera Division, menyimpan kisah manis pada musim 1999-200. Kala itu, mereka berhasil menjuarai La Liga untuk pertama dan terakhir kalinya; setidaknya hingga musim ini.

8. Sevilla (1 gelar)

Sevilla lebih banyak menjadi runner-up daripada juara La Liga. Empat kali mereka finish di peringkat kedua, dan baru sekali mencicipi gelar pada musim 1945-46. Ketika itu, dalam format liga yang berjumlah 14 klub, Sevilla unggul 1 angka dari Barcelona. Musim ini, pasukan Ramon Sanchez-Pijzuan memang masih dikategorikan sebagai klub elite. Namun, bicara juara, terlalu jauh untuk mereka.

9. Real Betis (1 gelar)

Klub asal Sevilla pertama yang mendapatkan gelar. Musim 1934-35, Betis yang kala itu bernama Betis Balompie, sukses menyingkirkan Real Madrid sang runner-up dengan perbedaan satu angka. Kini, puasa gelar telah terlalu lama, hampir 90 tahun.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

Komentar Anda