Calon-Gubernur-DKI1

Hasil Pilkada DKI 2012 tampaknya tak terlalu jauh dengan hasil hitung cepat yang dilakukan berbagai lembaga survey minggu lalu. Jokowi-Ahok terbukti unggul dibandingkan dengan lima calon gubernur-wakil gubernur lain; termasuk pasangan Foke-Nara.

Menilik ke belakang, sebelumnya berbagai lembaga survey menyebutkan bahwa Pilkada DKI 2012 ini dimenangi oleh kubu Jokowi-Ahok dengan rata-rata perolehan suara antara 41 hingga 43%. Sementara, Foke-Nara ada di peringkat kedua dengan rentangan sekitar 33 hingga 34% suara.

Sementara, Hidayat Nur Wahid yang didukung PKS, yang dalam pemilu legislatif berhasil menguasai Jakarta, hanya memperoleh 11% suara. Realitas tampaknya bersahabat dengan hasil quick count ini.

Berdasarkan penghitungan yang dilakukan KPU tingkat kota dan kabupaten, Jokowi-Ahok berhasil unggul di lima wilayah kota di Jakarta, yaitu Jakarta Barat, Jakarta Pusat, Jakarta Selatan, Jakarta Timur, dan Jakarta Utara.

Seperti dilansir TEMPO, dominasi Jokowi terlihat kental di empat wilayah kota. Satu-satunya wilayah yang tak cukup ‘ditaklukkan’ oleh Jokowi adalah wilayah Jakarta Selatan.

Di wilayah ini, Foke-Nara sukses memperoleh kemenangan di lima dari 10 kecamatan yang ada. Demikian pula halnya dengan kubu Jokowi. Namun, jika dilihat dari perolehan suara, kemenangan tetap menjadi miliki walikota Solo dengan perolehan 357.171 orang, unggul hampir 40000 di atas Foke-Ahok.

Kalau di lima wilayah kota, Jokowi-Ahok berjaya, lain cerita di Kabupaten Kepulauan Seribu. Di sini, Foke-Nara sukses menuai kemenangan. Yang menarik, di peringkat dua muncul pasangan yang diusung Golkar, Alex Noerdin-Nono Sampono. Barulah Jokowi duduk di peringkat ketiga.

Rencananya, KPU Provinsi DKI Jakarta, akan melakukan rekapitulasi pemilihan suara pada esok hari, Kamis, 19 Juli 2012. Kemudian, pengumuman hasil pemungutan suara, akan berlangsung pada Jumat, 20 Juli 2012.

Jika melihat data hasil hitung cepat, kemungkinan besar tidak ada pasangan yang mampu memperoleh suara 50%+1. Dengan demikian, hampir dipastikan, akan ada pemilihan tahap kedua, yang menyisakan dua kandidat saja.

(TEMPO)