Scroll to Top

Olimpiade 2012 London Bermaskot Dajjal?

By Fitra Firdaus / Published on Friday, 27 Jul 2012

Maskot Olimpiade 1

Semua orang pasti mengetahui Wenlock dan Mandeville, dua maskot dalam Olimpiade 2012. Benarkah keduanya merupakan representasi dajjal?

Setiap Olimpiade pasti terkenal dengan maskotnya yang menawan, lucu, dan unik. Tak terkecuali Olimpiade London 2012.

Di ajang multievent empat tahunan kali ini, dipilihlah Wenlock dan Mandeville, dua maskot yang melambangkan tetes baja. Keduanya merepresentasikan awal revolusi Industri di Inggris Raya.

Nama Wenlock terinspirasi dari Much Wenlock, sebuah kota kecil di Shropshire, Inggris. Kota ini sendiri terkenal dengan Wenlock Olympian Society Annual Games yang digelar pada 1850, salah satu cikal bakal Olimpiade modern.

Sementara itu, nama Mandeville, diambil dari nama desa Stoke Mandeville, Buckinghamshire. Di tempat inilah digagas Paralimiade –olimpiade bagi mereka yang memiliki kekurangan fisik, mental, dan sensoral.

Yang menarik bukanlah asal-mula nama Wenlock dan Mandeville. Sedikit menjadi kontroversi ketika kita melihat bentuk mata kedua maskot ini. Ya, keduanya hanya memiliki satu mata besar. Mata tersebut sebenarnya adalah kamera.

Namun, satu mata besar inilah yang kemudian dihubung-hubungkan oleh mereka yang menyukai teori konspirasi. Didesuskan, bahwa Wenlock dan Mandeville ini merupakan simbol dajjal. Kebetulan, terdapat sebuah hadits yang mengindikasikan bahwa Dajjal bermata satu. ”Sesungguhnya Allah ta’ala tidak Buta. Ketauhilah bahwa al-Masih ad Dajjal buta sebelah kanannya. Seakan-akan sebuah anggur yang busuk.” (HR. Bukhari)

Ada pula yang menambahkan bahwa mata satu Wenlock dan Mandeville ini, sesuai dengan konsep “Mata Yang Senantiasa Mengawasi” (All Seing Eye) yang dinisbatkan pada kelompok-kelompok rahasia seperti Freemasonry. Kelompok ini diklaim sebagai pihak yang berupaya untuk menegakkan Tatanan Dunia Baru dengan kekuasaan penuh di tangan mereka.

Namun, pada hakikatnya, penghubungan-penghubungan semacam ini, cenderung hanya berupa penafsiran semata. Beberapa asumsi digabungkan untuk menjadi “fakta” yang agak dipaksakan. Sebagai contoh, konsep “All Seing Eye” ada di berbagai budaya, dan pada awalnya merujuk pada Tuhan. Mata yang senantiasa mengawasi ini ketika itu sama sekali tidak merujuk pada konsep adanya kekuatan tersembunyi yang ingin membangun dunia baru tanpa agama.

Alangkah lebih bijak jika kita tidak langsung mengadlili bahwa Wenlock dan Mandeville ini sebagai representasi dajjal atau upaya propaganda kelompok-kelompok tersembunyi dalam menguasai dunia. Kontroversi dua maskot ini adalah ‘sedikit bumbu’ dalam perjalanan Olimpiade London 2012.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

Komentar Anda