Scroll to Top

Asupan Vitamin C Cegah Sariawan Saat Puasa

By Ilham Choirul / Published on Sunday, 31 Jul 2011

Terserang sariawan atau stomatitis aftosa rekuren (SAR) membuat beberapa aktivitas terganggu. Mengunyah makanan tidak lagi senikmat biasanya akibat bintik putih di mulut. Apalagi jika  ukurannya besar, dapat mengganggu pengucapan saat mulut berbicara.

Kekurangan vitamin C dan B12 menjadi penyebab munculnya sariawan. Secara alami, vitamin tersebut dapat ditemukan pada sayuran dan buah tertentu. Seperti pepaya, jeruk, jambu biji, mangga, dan sebagainya.

Seringkali asupan vitamin pencegah sariawan kurang diperhatikan pada bulan puasa. Padahal selama seseorang berpuasa, vitamin tetap dipakai tubuh saat beraktivitas. Jika tidak diimbangi asupannya, kadar vitamin tubuh akan kurang.

Menurut Dosen Gizi dari Departemen Gizi Masyarakat Sumber Daya dan Keluarga, Institut Pertanian Bogor (IPB), Prof Dr Ir Ali Khomsan MS, suplai karbohidrat dan mineral berkurang selama berpuasa. Untuk menyiasatinya, perlu mengonsumsi buah dan sayur dalam lima porsi mangkuk. “Lima porsi tersebut berbanding 3:2. Artinya, tiga buah-buahan dikombinasikan dengan dua sayur-mayur. Bisa juga dilakukan sebaliknya,” katanya.

Bagi sebagian orang yang memiliki mobilitas tinggi, Ali menganjurkan untuk menyempatkan diri mengonsumsi buah dan sayur. Jika kesulitan, suplemen vitamin C bisa dikonsumsi untuk mencegah dan mengurangi risiko datangnya sariawan. Tapi, tetap saja asupan makanan bernilai empat sehat lima sempurna harus jadi perhatian.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

Komentar Anda