Scroll to Top

Tipe-tipe Kepribadian di Facebook yang Harus Anda Hindari

By Melissa / Published on Monday, 30 Jul 2012

Kepribadian Facebook

Sebagai salah satu raksasa jejaring sosial di dunia, Facebook tentunya dipenuhi oleh berbagai pengguna dengan kepribadian yang beragam.

Meski di dunia maya, cara berinteraksi di Facebook tetap memiliki etika dan ‘aturan tak tertulis’. Hindari jenis-jenis kepribadian yang tidak menyenangkan berikut ini agar Anda tidak dicap buruk oleh pengguna lainnya:

1. Terlalu sering update status.

Status tentang hal-hal remeh seperti “lagi sarapan, makan siang, makan malam” yang diulang-ulang terus setiap hari tentu akan membuat pengguna lain merasa gerah.

Ucapan salam “selamat pagi” yang disertai berbagai keluhan setiap hari sudah pasti akan membuat Anda tidak disukai orang lain.

Berbagai keluhan ‘pribadi’ seperti “sakit perut ingin ke belakang” dan sejenisnya jelas lebih baik disimpan saja dalam hati dan tidak perlu disebarluaskan ke publik.

2. Terlalu mencari perhatian.

Tipe seperti ini senang menambah banyak teman walaupun ia tidak terlalu mengenal orang tersebut. Ia juga sering meng-update status yang terlihat sangat heboh demi mencari perhatian. Tidak cukup sampai di situ, tipe ini juga sering men-tag foto lama milik teman-temannya yang kebetulan sedang berpose memalukan.

3. Terlalu ‘alay‘.

Sesekali menyingkat kata seperti “OMG, LOL, BTW, THX, aq, yg” sebenarnya tidak masalah. Namun apabila kata-kata akronim seperti ini terus saja mendominasi status atau konten Anda, pengguna lain pasti akan kesal melihatnya.

4. Terlalu banyak promosi jualan.

Facebook memang sudah diibaratkan ‘tambang uang’ bagi para pengusaha, tetapi jika Anda tidak memromosikan produk Anda dengan tepat, para pengguna pasti akan malas melihat produk Anda, sebagus apa pun produk tersebut.

5. Terlalu mengumbar kemesraan.

PDA‘ atau public display affection biasanya ‘hinggap’ pada mereka yang sedang kasmaran. Saling bertukar kata-kata, autotext dan emoticon seperti “love <3, kiss :*, hug” setiap saat di status masing-masing, pasti akan membuat pengguna lain menjadi jengah. Gunakan fitur lain atau media sosial lain yang lebih privat untuk berbagi bersama pasangan Anda.

(via TheNextWeb)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

Komentar Anda