Scroll to Top

Michel Morganella: Diusir dari Skuad Sepakbola Swis Akibat Ulah Twitternya di Olimpiade 2012

By Naqib Najah / Published on Tuesday, 31 Jul 2012
Morganella saat ini bermain untuk Palermo, Twitter telah menghapuskan mimpinya lebih dini di Olimpiade London 2012

Olimpiade London 2012 baru berjalan 4 hari, tapi sudah memakan insiden dengan dipulangkannya Michel Morganella dari skuad spakbola Swiss. Sang pemain pun harus pulang lebih awal dari perhelatan tebesar di dunia ini.

Kicauannya di twitter menjadi alasan utama kepualangannya tersebut. Usai Swiss dikalahkan Korea Selatan 1-2 dalam pertandingan yang digelar hari Minggu (29/7), Morganella sempat menuangkan kekecewaannya di akun Twitternya.

Tulis Morganella di akun Twitternya:

“After the game he posted on Twitter: “I am going to batter the Koreans, burn them all… bunch of ‘trisos’.”

Kicauan tersebut langsung menarik banyak perhatian. Selain kasar, tweet dari Morgaenlla juga berbau rasisme.

Kenyataannya, Morganella memang sudah menghapus tweet-nya tersebut. Namun penyelidikan terus berlanjut. Lebih-lebih media-media di negaranya sendiri, Swiss juga telah ramai memberitakan kicauan atlet berusia 23 tahun itu.

Gian Gilli selaku ketua kontingan tim Olimpiade Swiss memastikan skuadnya, Morganella telah kehilangan haknya untuk berpartisipasi di Olimpiade London 2012 bersama Swiss. Dengan keputusan tersebut, maka Morganella tidak akan bermain saat Swiss bersua Meksiko, Rabu (1/8).

“Ia mendiskriminasi, menghina, dan merendahkan derajat dari tim sepakbola Korea Selatan dan juga orang-orang Korea Selatan,” tegas Gilli seperti dikutip Football Italia.

Sebelum Morganella, ada juga atlet yang dipulangkan lebih awal. Adalah Voula Papachristou yang dikembalikan ke Yunani akibat aksi di akun Twitternya yang mengejek imigran Afrika.

Banyak pihak yang menyayangkan aksi dua atlet tersebut. Baik Morganella maupun Voula Papachristo telah menunjukkan sikap tidak profesionalnya sebagai olahragawan kelas dunia. Lebih-lebih ajang Olimpiade sering dijadikan jembatan untuk saling mengenal perbedaan dan keragaman sosial seluruh penjuru dunia.

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

Komentar Anda