Scroll to Top

Jose Mourinho: Bagi Real Madrid, Liga Spanyol Lebih Penting daripada Piala Super Spanyol

By Fitra Firdaus / Published on Tuesday, 31 Jul 2012

Jose Mourinho

Jose Mourinho mengubah strategi menjelang bergulirnya musim 2012-2013. Jika musim lalu, segala daya dikerahkan untuk memenangi Supercopa de Espana atau Piala Super Spanyol, maka kini keadaan sudah berubah. Musim ini, duel melawan Barcelona dijadikan sebagai prioritas kedua dibandingkan partai-partai awal Liga Spanyol.

Musim ini, ajang Piala Super Spanyol memang agak unik. Kalau dahulu, Supercopa de Espana digelar menjelang bergulirnya La Liga, kini semua berubah. Gelaran pertemuan juara Liga Spanyol vs juara Copa del Rey musim lalu ini, akan dilaksanakan di antara himpitan tiga pertandingan awal La Liga.

Dengan kondisi seperti ini, The Special One tidak mau banyak bertaruh. Jika Madrid sampai terpeleset di Liga Spanyol karena mengutamakan Piala Super Spanyol, kecelakaan akan menimpa. Sedikit saja terganjal, mereka bisa jadi tidak akan mampu mengikuti jejak musim lalu, kala berhasil meraup 100 poin. Maka, Supercopa de Espana menjadi nomor dua.

Bukan berarti Mou akan melepas begitu saja ajang bergengsi yang mempertemukan timnya dengan El Barca. Namun, ia lebih memikirkan masa depan. Terjungkal di Piala Super Spanyol adalah hal yang bisa “diterima” daripada terjegal lawan-lawan di La Liga, mengingat poin sebanyak apa pun harus didapatkan Los Merengues untuk mempertahankan gelar.

Musim lalu, Mou memang mengutamakan Piala Super Spanyol. Namun, itu lebih disebabkan kenyataan bahwa Madrid pada musim 2010-11 kehilangan dua gelar utama: Liga Spanyol (kalah oleh Barcelona) dan Liga Champions (tersingkir di semifinal oleh El Barca pula). Maka, Piala Super Spanyol 2011-12 dijadikan ajang memotivasi pemainnya untuk menyingkirkan dominasi El Barca, meski akhirnya Real Madrid takuk dengan agregat 5-4.

Kini, Real Madrid hadir dengan status juara Liga Spanyol, bukan lagi nol gelar besar (Piala Raja musim 2010-11 tidak dikategorikan sebagai gelar utama). Dengan demikian, Mou tidak perlu lagi memaksakan diri untuk membuktikan siapa yang lebih hebat dalam duel El Clasico. Rencana pun sudah dicanangkan: Madrid lebih memilih konsentrasi pada tiga laga awal La Liga, dan Barcelona tengah diajak berperang mental oleh The Special One.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

Komentar Anda