Movimax P3 tablet2

Makin populernya gadget tablet di Indonesia membuat banyak vendor tertarik untuk ikut meluncurkan produk tablet andalannya, tak terkecuali Movimax. Merk lokal Movimax ini telah menyiapakan tablet Movimax P3 dengan sistem operasi Android 4.0 Ice Cream Sandwich.

Movimax sendiri adalah merk lokal besutan PT Bintang Mahameru Utama yang telah meluncurkan tablet Movimax P3 yang telah dirilis sejak Juli 2012 lalu ini telah menunjukan penjualan yang menjanjikan.

Tablet Movimax P3 ini dilengkapi dengan layar 7 inci dengan resolusi 800 x 480 piksel multi toucscreen berjenis kapasitif. Penggunakan layar jenis kapasitif ini membuat layar Movimax P3 cukup sensitif oleh sentuhan.

Movimax P3 ini ditenagai oleh prosesor ARM single-core dengan kecepatan 1,5GHz, sayangnya Movimax tidak menyebutkan kapasitas memori RAM dan grafis yang digunakan.

Tablet besutan Movimax ini dibekali media penyimpanan hingga 8GB serta berbagai fitur standar perangkat tablet seperti Bluetooth, USB, WiFi, audio player, video player, HDMI, kamera hingga aplikasi jejaring sosial.

Tablet Movimax P3 ini juga mengusung dukungan teknologi GSM 2G 900/1800 serta fitur khas merk lokal seperti TV tuner analog dan motion sensor. Hadirnya dukungan GSM ini mebuat tablet ini dapat digunakan untuk menelpon layaknya sebuah ponsel.

Seperti yang dilansir dari CHIP (11/08/2012), Movimax membekali tablet P3 dengan baterai kapasitas 3.200 mAh yang dinilai cukup untuk mengakomodasi penggunaan tablet ini.

“Dengan spek yang terbilang lengkap ini, Movimax P3 bisa disejajarkan dengan tablet branded lainnya. Sebagai pembuktian, untuk bermain game pun sangat halus gerakannya, bermain angry birds tidak patah-patah, harganya pun terbilang menarik dengan spek yang lengkap seperti ini dibandrol seharga Rp. 1.500.000,” kata Wilson Wijaya, Head of Marketing & Sales PT. Bintang Mahameru Utama.

Movimax P3 ini mengusung sistem operasi Android 4.0 Ice Cream Sandwich, namun belum jelas apakah tablet ini mendukung upgrade ke Android 4.1 Jelly Bean atau tidak.

Tablet yang dibandrol seharga Rp. 1.500.000 ini ditargetkan akan terjual sebanyak 30.000 unit sampai akhir September 2012.