Share

Brazil vs Meksiko (2)

Tim Samba Brasil secara mengejutkan dihempas oleh Meksiko dalam hasil pertandingan final cabang sepak bola Olimpiade London 2012 antara Brazil vs Mexico yang berakhir dengan skor 1-2. Dua gol Meksiko dibuat oleh Oribe Peralta sementara gol Brazil di buat Hulk. Berakhirlah sudah mimpi Neymar dkk. meraih medali emas pertama di Olimpiade sepanjang sejarah.

Mano Menezes menurunkan formasi 4-4-2 dalam laga ini. Duet Neymar dan Leandro Damiao didukung oleh Romulo-Oscar-Sandro-Alex Sandro. Sementara, Luis Fernando Tena bertumpu pada pahlawan Meksiko di semifinal, Oribe Peralta dan Marco Fabian. Kehilangan Giovani Dos Santos membuat formasi unuk 5-2-3 berganti menjadi 5-3-2 dan Hector Herrera menjadi tambahan gelandang El Tricolor.

Belum juga Gabriel, kiper Brazil, menyentuh bola, gawangnya sudah terkoyak. Rafael yang tertekan, melakukan kesalahan dasar: bola umpannya terlalu lemah, terserobot pemain Meksiko, dan jatuh di kaki Oribe Peralta. Si nomor 9 cuma membutuhkan waktu 34 detik untuk melepas tembakan ke sudut kanan gawang Gabriel. 0-1 dan tim Samba tak bisa berharap start yang lebih buruk.

Brazil vs Meksiko

Menit-menit awal, lini tengah El Tricolor tampak lebih hidup. Dominan dalam ball possessions, kerjasama umpan kaki ke kaki yang rapi, dan membuat Brazil berputar-putar di wilayah sendiri.

Meski di menit-menit berikut tim Samba mulai berkembang, mereka tak bisa berbuat banyak. Kesempatan yang cukup istimewa baru datang di menit 27 ketika tembakan Oscar dari jarak dekat masih tepat mengarah pada kiper Jose Corona.

Brazil vs Meksiko (1)

Sadar ada kesalahan dalam taktik, Mano Menezes akhirnya kembali ke formasi awal, 4-3-3. Alex Sandro yang tampil kurang baik sepanjang setengah jam, dicopot untuk kehadiran Hulk. Namun, perubahan tidak langsung terjadi.

Ujian pertama bagi Jose Corona, kiper Meksiko, baru hadir di menit 37. Tembakan Hulk masih mampu dibloknya. Sementara, sepakan Marcelo tiga menit kemudian terlalu jauh menghindari gawang El Tricolor. Terakhir, Neymar juga gagal membidik gol di ujung babak pertama. Brazil mulai lebih hidup, tapi pencarian gol ke-16 mereka di turnamen, terus berlanjut.

Brazil vs Meksiko (4)

Awal babak kedua, Brazil lebih banyak berisiniatif. Beberapa kali Neymar membuka celah demi celah di lini pertahanan El Tricolor. Namun, sang bintang  seperti menemui jalan buntu. Selalu ada dua atau tiga pemain Meksiko yang mengepung kala bola jatuh pada si nomor sebelas. Dan kala ia bebas seperti yang terjadi di menit 59, tembakan Neymar terbang seperti mimpi Brazil meraih medali emas Olimpiade pertama mereka.

Senjata terakhir tim Samba pun dikeluarkan. Alexandre Pato masuk menggantikan Sandro di menit 69 dan Brazil memainkan empat penyerang maut mereka sekaligus.

Namun, bukan Neymar yang mencetak gol. Sebaliknya, Oribe Peralta untuk kedua kalinya sukses ‘memukul’ Gabriel. Tandukannya memanfaatkan tendangan bebas di menit 75, membuat hari antiklimaks Brazil berlanjut.

Brazil vs Meksiko (5)

Dewi fortuna terlambat berpihak pada Brazil. Di ujung laga, Hulk mampu memperkecil kekalahan setelah sekian lama mengetuk pintu gawang Meksiko. Dan ketika tandukan Oscar di menit 92 melintas atas gawang Jose Corona, selesailah sudah.

Meksiko menggenggam medali emas Olimpiade dengan suka cita sedangkan sang juara Piala Dunia lima kali masih terus dipenuhi rasa penasaran tak pernah mampu menaklukkan turnamen empat tahunan ini.