Scroll to Top

Menghadapi Suami Temperamental

By Ilham Choirul / Published on Tuesday, 02 Aug 2011

Saat awal menikah barangkali suasana kegembiraan masih terpancar dalam keluarga Anda. Namun, seiring berjalannya waktu, karakter asli masing-masing pasangan mulai tampak. Soal sifat temperamental, misalnya, jika Anda melakukan suatu perbuatan atau perkataan yang kurang berkenan di hatinya, maka seketika “meledak”.

Jika itu terjadi pada pasangan Anda, terutama suami, maka bersabarlah dalam menghadapinya. Jangan terpancing untuk mengucap kata cerai ketika hati Anda ikut panas saat suami menunjukkan kemarahannya. Justru sebagai istri, Anda memiliki kans besar untuk mengubah sifat jeleknya. Kuncinya adalah sabar.

Meskipun suami Anda mudah tersinggung, dia tetap mencintai Anda. Hanya saja, dia tidak berhasil membendung emosinya saat ada suatu masalah yang dihadapi bersama. Sebagai orang terdekat, Anda bisa lakukan hal berikut untuk menghadapi suami yang temperamen:

  • Jangan merajuk

Suami yang temperamen kurang menyukai rajukan. Dia lebih mudah emosi saat menghadapi rajukan Anda. Tunjukkan kalau Anda pribadi yang mandiri dan tidak manja. Bermanja tetap bisa Anda minta darinya, tapi carilah momen yang tepat. Tanyakan kepada suami, momen apakah yang bisa membuatnya memanjakan Anda. Dengan bertanya dan berbagi informasi secara santun, akan membuatnya merasa dihormati sebagai kepala keluarga. Dia pun akhirnya lebih dapat menghargai Anda.

  • Berpikir positif

Orang yang temperamental biasanya butuh waktu untuk mengendalikan emosi. Pahamilah alasan ini dan jangan membalasnya dengan emosi pula. Berpikirlah positif. Suami Anda perlu waktu memahami masalah dari sisi Anda dan dia. Kontak fisik dengan lembut bisa menenangkannya. Belailah punggungnya dari atas ke bawah dan tunjukkan Anda mengerti dan memahaminya.

  • Momen kebersamaan

Beraktivitas bersama itu penting. Dengan kebersamaan, Anda dan suami menjadi lebih saling memahami. Siapkan waktu berdua dengannya untuk melakukan aktivitas yang menyenangkan.

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

Komentar Anda