Scroll to Top

Jose Mourinho: Gol Pertama Barcelona Adalah Kesalahan Hakim Garis

By Fitra Firdaus / Published on Friday, 24 Aug 2012

Jose Mourinho

Kekalahan Los Blancos dalam pertandingan Piala Super Spanyol 2012 antara Barcelona vs Real Madrid 3-2 membawa kekecewaan tersendiri bagi Jose Mourinho. Sang pelatih menyiratkan gol pertama El Barca tidak sah. Mou juga mengakui Barcelona lebih superior di babak pertama.

Kejadian itu terulang. Seperti dalam dua kekalahan terakhir melawan Barcelona di Santiago Bernabeu, strategi Jose Mourinho untuk membuat benteng di luar kotak penalti Madrid dengan menumpuk sekian pemain, hanya bekerja di babak pertama. Mereka meredam Barcelona dan hal ini berkompensasi pada minimnya serangan ke kubu tuan rumah. Jose Mourinho pun mengakui kekurangan timnya.

“Saya tidak suka(cara bermain) babak pertama. Kadang kita bermain dalam pertandingan yang tidak diharapkan. Paruh pertama kami bertahan dengan apik, tapi mati. Barcelona lebih superior. Babak kedua, kami tampil sama sekali berbeda,” analisis Mou.

Untuk pertama kalinya dalam empat pertandingan El Clasico, gawang Real Madrid terbobol tiga kali. Tentang hal ini, Mou mencatat gol penyama kedudukan oleh Pedro Rodriguez yang hanya selang semenit dari gol CR7. Secara tersirat El Unico menyebut gol tersebut off side.

“Saya tidak suka gol pertama Barcelona karena terjadi kekeliruan asisten wasit (hakim garis).”

Barcelona vs Real Madrid (7)

Masalah strategi, The Special One memang menurunkan formasi agak berbeda. Ia memilih Jose Callejon di starting XI alih-alih Angel Di Maria, plus tidak memasukkan Kaka di bangku cadangan. Menurut Mou, tidak ada yang salah. Kaka memang tidak ada dalam rencananya di duel di Camp Nou.

“Kami menyiapkan 18 pemain. Morata dan Nacho dipertimbangkan. Saya pun harus mempertimbangkan perubahan (untuk tampil ofensif) dengan menyiapkan Higuain dan Di Maria. Ada Granero dan Lass untuk memperkokoh lini tengah. Dan dua pemain belakang pilihan (di bangku cadangan) adalah Marcelo dan Varane.”

Mou juga memuji penampilan Callejon. Sang pemain sayap dinilainya bermain baik. Jika sepanjang babak pertama sang jebolan Castilla tak membuat penampilan Madrid menjadi ofensif, hal itu disebabkan oleh lebih dominannya duel di lini tengah.

Kini, tantangan ada di kubu Jose Mourinho untuk memenangi leg kedua. Sepekan dari sekarang, El Real harus memperbaiki kebocoran di lini pertahanan jika mereka meladeni permainan terbuka dengan Barcelona.

(AS/Marca)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

Komentar Anda