Scroll to Top

Sosialisasi Bahaya Demam Berdarah di Sosial Media

By Aisyah Indarsari / Published on Friday, 05 Aug 2011

Satu lagi manfaat di bidang kesehatan yang bisa didapat dari sosial media. Seperti yang rencananya akan dilakukan oleh pemerintahan Singapura, mereka akan melakukan sosialisasi bahaya demam berdarah dengan memanfaatkan jejaring sosial Facebook dan Twitter.

Seperti yang dikutip dari The Jakarta Global, National Environment Agency (NEA) Singapura akan bertanggung jawab untuk memberikan jasa tersebut, termasuk menyediakan informasi yang up to date tentang daerah dengan potensi tertinggi penyebaran penyakit demam berdarah  dalam tiga bulan kedepan.

Saat ini program sosialisasi mereka dengan media online yang sudah berjalan adalah dengan melalui website dan aplikasi pada iPhone NEA.

Diharapkan dengan media jejaring sosial ini, masyarakat (atau lebih khususnya pengguna sosial media ini) dapat lebih waspada dan dapat melakukan tindakan pencegahan berdasarkan informasi yang mereka dapatkan.

Dan sesuai dengan fasilitas platform sosial media ini, pengguna dipastikan dapat berinteraksi secara langsung, seperti mengajukan pertanyaan, ataupun menyampaikan pendapat, juga mendapatkan tips-tips bermanfaat seputar penanggulangan bahaya demam berdarah.

Suatu pemikiran yang baik untuk memanfaatkan sosial media ini untuk melakukan sosialisasi kesehatan masyarakat semacam itu. Andai saja pemerintah Indonesia juga sedikit banyak bisa melakukan inisiatif yang sama, mengingat pengguna sosial media di Indonesia juga sangat banyak. Dan harapannya, sosialisasi ini bisa tepat sasaran mengurangi timbulnya korban penderita demam berdarah.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

Komentar Anda