Scroll to Top

Kadar Gula Darah di Atas Normal Picu Penyusutan Otak

By Ilham Choirul / Published on Sunday, 09 Sep 2012

gula

Orang yang suka mengonsumsi makanan maupun minuman berkadar gula tinggi punya risiko lebih tinggi untuk mengalami penyusutan otak. Beberapa efeknya adalah terjadinya demensia dan fisik tampak tua lebih cepat. Demikian menurut studi dari Australian National University.

Dalam studi yang dipimpin Dr Nicolas Cherbuin ini, dilibatkan 249 orang yang berusia 60-64 tahun. Mereka terus dipantau otaknya selama empat tahun. Sebelumnya, para relawan tercatat punya kandungan gula darah normal.  Kondisi otak mereka dipindai dan dibandingkan yang diambil pada awal dan akhir penelitian.

Hasilnya, peneliti menemukan adanya hubungan kenaikan gula darah dengan penyusutan otak. Pada relawan yang kadar gulanya menjadi cenderung tinggi, kehilangan sebagian dari volume otak yang ada di bidang hipokampus dan amigdala. Kedua bagian ini mengatur memori dan ketrampilan kognitif manusia. Hal sebaliknya tidak ditemukan pada relawan yang kadar gulanya tetap normal selama penelitian.

“Temuan ini menunjukkan bahwa bahkan untuk orang yang tidak menderita diabetes, kadar gula darah yang tinggi bisa berdampak pada kesehatan otak,” kata Dr Cherbuin seperti dilansir Yahoo Australia.

Kadar gula dalam darah yang normal berada pada angka 4,0 hingga 6,1 mmol per liter. Dari berbagai faktor pencetus penyusutan otak, kelebihan gula darah menyumbang risiko ini sebesar 6 sampai 10 persen. Faktor lain perusak kemampuan otak di antaranya adalah merokok, hipertensi, usia, alkohol, dan sebagainya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

Komentar Anda