Scroll to Top

Parallella: Superkomputer Mini 16-Core Seharga 900 Ribuan

By Ditya / Published on Friday, 28 Sep 2012

Parallella

Mengikuti tren komputer mini seperti Raspberry Pi, Adapteva meluncurkan sebuah superkomputer mini dengan prosesor 16 core bernama Parallella yang dibandrol dengan harga USD $99 atau sekitar Rp. 900 ribuan saja.

Adapteva sendiri adalah perusahaan yang berdiri pada tahun 2008 yang fokus pada produksi chip prosesor RISC (Reduction Instruction Set Computing) dengan daya yang rendah yang saat ini sedang berusaha menjual lisensinya pada produsen agar dapat digunakan pada smartphone.

Adapteva menawarkan sebuah produk superkomputer mini yang berukuran setara dengan Raspberry Pi. Perusahaan ini menyebutnya Parallella, sebuah superkomputer untuk semua orang.

Adapteva Parallella sendiri dari luar terlihat tak jauh berbeda dengan Raspberry Pi, namun spesifikasi Parallella ini terlihat sangat dahsyat. Parallella dibekali prosesor 16-core dengan kecepatan 13GHz yang mampu menyemburkan kinerja hingga 26 gigaflops yang dibandrol dengan harga USD $99 atau Rp. 900 ribuan saja.

Adapteva juga menyediakan Parallella dengan prosesor 64-core dengan kecepatan 45GHz yang mampu menghasilkan kinerja hingga 90 gigaflops. Kecepatan prosesor Adapteva mungkin terlihat fantastis, namun sepertinya Adapteva menghitung frekuensi dengan menjumlahkan frekuansi semua core-nya.

Kedua superkomputer ini dibekali sebuah prosesor ARM A9 dual-core sebagai tenaga utama, sedangkan 16 atau 64-core tadi akan berfungsi sebagai co-processor.

Superkomputer Parallella akan berfungsi penih dengan sistem operasi Ubuntu 11.10. Parallella akan dibekali memori RAM sebesar 1GB, 2 port USB, 16GB microSD storage, gigabit ethernet serta port HDMI.

Seperti yang dilansir dari ArsTechnica (28/09/2012), penyebutan Adapteva Parallella sebagai sebuah super komputer mungkin agak berlebigan mengingat superkomputer sendiri memilki kinerja hingga satuan teraflops.

Performa Parallella ini secara teori paling superior dibanding komputer mini lainnya seperti Raspberry Pi, shingga pantas disebut sebagai sebuah superkomputer mini.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

Komentar Anda