Scroll to Top

Real Madrid Tidak Akan Bermain Bertahan di El Clasico?

By Fitra Firdaus / Published on Friday, 05 Oct 2012

Real Madrid Tidak Akan Bermain Bertahan di El Clasico

El Clasico antara Barcelona vs Real Madrid sebentar lagi dimulai. Menarik ditunggu apakah Jose Mourinho akan memakai tiga gelandang bertahan dalam pertandingan kali ini? Dalam enam kunjungan Madrid selama The Special One menjadi pelatih, Madrid tak pernah memainkan formasi ini. Mereka datang dengan formasi standard 4-2-3-1. Apakah kali ini Mou akan mengubah gaya? Ataukah Madrid tetap setia dengan skema biasanya?

Pertemuan dengan Barcelona di kandang lawan, selalu menjadi perhatian khusus bagi Real Madrid. Sejauh ini, bersama Jose Mourinho, Los Blancos sudah enam kali datang ke Camp Nou. Mereka cuma sekali memetik kemenangan, dua kali imbang, dan dilucuti tiga kali.

Agak unik memang. Meski tampil bertahan menghadapi banjir penguasaan bola Barcelona, Madrid belum pernah memainkan tiga gelandang bertahan sekaligus ketika melawat ke Camp Nou. Hal yang bertolak belakang jika mereka menjamu Barca di Santiago Bernabeu.

Kala bermain tandang, dari segi formasi, Madrid selalu memainkan pola serupa. Empat bek untuk melindungi Iker Casillas. Dua gelandang bertahan (pivot), dan trio pemain di belakang seorang penyerang. Bahkan, kita bisa meraba siapa yang kira-kira turun dalam formasi Real Madrid akhir pekan ini.

Fabio Coentrao biasanya menjadi pilihan utama daripada Marcelo. Coentrao adalah senjata utama Madrid untuk memastikan Lionel Messi. Kemana pun King Leo berlari di lapangan, pasti ada bek Portugal yang akan ‘mengejarnya bahkan sampai ke neraka sekalipun’.

Xabi Alonso dan Sami Khedira akan turun sebagai gelandang bertahan. Sementara itu, trio Angel Di Maria-Mesut Ozil-Cristiano Ronaldo berdiri di belakang penyerang. Opsi ini agak cair karena Ricardo Kaka dipakai sebagai starter dalam dua lawatan ke Camp Nou. Sementara itu, Karim Benzema bermain sebagai penyerang tunggal.

Masalah gaya permainan, Madrid hampir dipastikan pula tak berubah. Lebih banyak bertahan mengimbangi ball possessions Barcelona, tapi mengandalkan serangan balik mematikan, seperti yang diungkapkan Lionel Messi, “Dalam (serangan balik) lima detik Madrid bisa mencetak gol.”

Starting XI Real Madrid era Jose Mourinho di Camp Nou

29/11/2010: Liga Spanyol (Barcelona vs Real Madrid 5-0)
Casillas; Ramos, Pepe, Carvalho, Marcelo; Alonso, Khedira; Di María, Özil, Ronaldo; Benzema.

03/05/2011: Champions (Barcelona vs Real Madrid 1-1)
Casillas; Arbeloa, Albiol Carvalho, Marcelo; Alonso, Lass; Di María, Kaká, Ronaldo; Higuaín.

17/08/2011: Supercopa (Barcelona vs Real Madrid 3-2)
Casillas; Ramos, Pepe, Carvalho, Coentrao; Alonso, Khedira; Di María, Özil, Ronaldo; Benzema.

25/01/2012: Copa del Rey (Barcelona vs Real Madrid 2-2)
Casillas; Arbeloa, Pepe, Ramos, Coentrao; Alonso, Lass; Özil, Kaká, Ronaldo; Higuaín.

21/04/2012: Liga Spanyol (Barcelona vs Real Madrid 1-2)
Casillas; Arbeloa, Pepe, Ramos, Coentrao; Alonso, Khedira; Di María, Özil, Ronaldo; Benzema.

23/08/2012: Supercopa: (Barcelona vs Real Madrid 3-2):
Casillas; Arbeloa, Albiol, Ramos, Coentrao; Alonso, Khedira; Callejón, Özil, Ronaldo; Benzema.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

Komentar Anda