Scroll to Top

Lycopene pada Tomat Bantu Cegah Stroke

By Ilham Choirul / Published on Wednesday, 10 Oct 2012

makan tomat

Makanan yang mengandung zat lycopene dipercaya menjadi salah satu sebab turunnya risiko terkena stroke pada orang yang rutin mengonsumsinya. Demikian menurut studi terbaru yang diterbitkan dalam jurnal Neurology. Lycopene biasa ditemukan pada buah atau sayuran yang berwarna merah, seperti tomat, semangka, atau cabe. Zat  ini menjadi penyusun  warna merah makanan tersebut.

Sebagaimana dikutip dari BBC, penurunan risiko stroke pada orang yang memiliki lycopene di tubuhnya sebesar lima persen. Pengaruh lycopene pada darah adalah membuatnya tidak mengental. Sehingga, aliran darah tetap lancar dan tidak sampai ada penyumbatan yang memicu terjadinya stroke. Selain itu, lycopene yang juga jenis antioksidan ini, dapat mengurangi pembengkakan.

“Riset ini menambah bukti, diet tinggi buah dan sayur terkait dengan rendahnya risiko stroke. Hasilnya mendukung rekomendasi bahwa orang harus mengonsumsi lebih dari lima porsi buah dan sayuran dalam sehari, yang dapat mengurangi jumlah kasus stroke di seluruh dunia secara signifikan,” kata  Dr Jouni Karppi, dari Universitas Eastern Finland di Kuopio.

Dalam studi ini dilibatkan 1.031 relawan pria. Sebelum proses penelitian dimulai, tubuh mereka diukur kandungan lycopene-nya. Mereka lalu dibagi menjadi empat kelompok. Selanjutnya, peneliti memantau mereka selama 12 tahun. Di akhir penelitian, kandungan lycopene dalam tubuh relawan diukur kembali.

Hasilnya, pada relawan di kelompok yang memiliki lycopene tinggi hanya ditemukan kasus stroke sebanyak 11kali. Sementara pada kelompok yang rata-rata memiliki lycopene rendah kasus stroke ada 25 kali. Dengan demikian, ada manfaat dari antioksidan lycopene dalam mencegah serangan stroke.

Namun, para ahli tidak menyarankan hanya makan buah atau sayur yang punya lycopene saja untuk mencegah stroke. Masih banyak makanan sehat lain yang bermanfaat bagi kesehatan. Termasuk pula, perlu menerapkan gaya hidup sehat untuk mencegah hadirnya penyakit kardiovaskular lainnya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

Komentar Anda