Scroll to Top

Memakai Stoking Dapat Kurangi Dengkuran

By Ilham Choirul / Published on Wednesday, 10 Aug 2011

Ada penelitian yang menemukan kaitan antara stoking dengan kebiasaan mendengkur. Stoking ternyata dapat dijadikan alternatif untuk mengurangi dengkuran sampai sepertiganya. Demikian hasil penelitian di Universitas Brescia, Italia, yang dipublikasikan dalam the American Journal of Respiratory and Critical Care Medicine.

Pada orang yang menderita obstructive sleep apnea (OSA) atau mendengkur, otot dalam jalur udara mereka melemah. Itu menyebabkan proses bernafas sejenak berhenti sebelum akhirnya otak memberikan perintah ke otot tersebut untuk membukakan kembali jalur udara itu. Akibatnya, orang yang mendengkur dapat kesulitan bernafas. Tidak jarang dari mereka terbangun di malam hari karena mendengkur.

Dalam pengamatan terhadap 12 pasien dengan 12 masalah pembuluh darah, penumpukan darah di kaki yang berlangsung selama seharian dapat memicu masalah dalam tidur. Itu sebagai efek pergerakan cairan dalam leher saat malam hari. Terkait dengan stoking, waktu dikenakan, dapat mengurangi jumlah cairan yang terkumpul di kaki. Efek posistif terjadi ketika pasien mengenakan stoking panjang selama sepekan sejak bangun tidur hingga akan tidur malam lagi.

“Itu mengurangi jumlah cairan yang mengalir ke dalam leher di kala malam. Hal itu mengurangi jumlah apnoea hingga sepertiga,” kata Dr Stefania Redolfi, ketua penelitian.

Selain itu, terjadi pengurangan jumlah cairan di kaki sebesar 62 persen dan pengurangan mendengkur sekitar 36 persen per jam dari waktu tidur.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

Komentar Anda