Scroll to Top

Barcelona: Musim 2012-2013 Adalah Musim Terbaik Sekaligus Terburuk

By Fitra Firdaus / Published on Monday, 22 Oct 2012

Barcelona  - Musim Terbaik Sekaligus Terburuk

Awal musim 2012-2013 ini, Barcelona berada dalam dua kutub berbeda sekaligus. Di satu sisi, keberhasilan mereka mengantongi 22 poin –7 kemenangan dari 8 pertandingan—- adalah salah satu start terbaik sepanjang sejarah klub. Namun, di sisi sebaliknya, keroposnya lini belakang Barca menjadi nilai minus yang mungkin bisa mengancam sang runner-up Liga Spanyol musim lalu.

Siapa yang bisa mengalahkan Barcelona? Pertanyaan ini belum terjawab hingga pekan kedelapan Liga Spanyol. Dari delapan lawan yang telah dihadapi, cuma Real Madrid yang bisa memetik satu angka dengan mereka. Selebihnya, tujuh musuh dimusnahkan. Termasuk Deportivo La Coruna yang dibekap 4-5 meski Barca cuma bermain dengan 10 pemain di babak kedua.

Barcelona  - Musim Terbaik Sekaligus Terburuk (2)

Tujuh kemenangan dalam delapan pertandingan ini, membawa catatan tersendiri bagi pelatih Tito Vilanova. Ia sukses menyetarai rekor yang dibuat oleh Diaz Novoa, pelatih Sporting Gijon sebagai pelatih Primera Division dengan debut tersukses dalam delapan laga awal Liga Spanyol.

Diaz Novoa melakukannya pada musim 1979-80. Kala itu, ia yang sukses menangani Deportivo Gijon (Sporting Gijon B) sukses membawa Sporting meraih 7 kemenangan dan 1 seri di delapan laga awal. Sayang, catatan ini terhenti di pekan kesembilan kala Gijon dihantam Real Zaragoza 1-4.

Dan, Tito juga sukses menyetarai capaian Pep Guardiola pada musim 2009-10. Bahkan mungkin, bisa menyalipnya. Pada musim tersebut, Pep gagal meraih angka penuh di pekan sembilan setelah Barca bermain imbang 1-1 dengan Osasuna. Hasilnya, Barcelona mengoleksi 7 kemenangan dan 2 laga imbang.

Barcelona Musim terbaik terburuk

Di satu sisi, kemenangan demi kemenangan terus diraih Barcelona musim ini. Membuat mereka memulai salah satu start terbaik sepanjang masa. Namun, di sisi lain, pertahanan mereka mudah bocor.

Cederanya para bek tengah, menjadi kendala tersendiri bagi Barca. Duo gelandang bertahan, Alex Song-Javier Mascherano, pun diplot sebagai bek tengah. Sementara, Dani Alves tak lagi sekokoh dulu di bek kanan. Plus, mudah cedera. Untunglah, ada Martin Montoya yang musim ini kemungkinan akan merampas posisi starter dari sang bek Brazil.

Kedodorannya lini belakang Barca tak bisa ditutupi. Dalam 8 pertandingan, mereka sudah terbobol 11 kali. Terburuk dalam 10 tahun. Terakhir kali Barca mengalami hal ini, adalah pada masa-masa mencekam, musim 2002-03. Kala itu, Barca dikenal sebagai tim produktif, yang sangat mudah ditembus. Dalam delapan pekan pertama musim 2002-03, Barca memperoleh 11 angka dan terbobol 11 gol pula.

Belum lagi fakta, bahwa 4 gol yang dilesakkan Deportivo La Coruna kemarin, adalah rekor kebobolan terbesar mereka sejak musim 2008/2009. Ketika itu, Atletico sukses menundukkan Barca 4-3. Catatan ini sudah bertahan dalam 218 pertandingan terakhir sebelum laga di Riazor.

Di satu sisi haus kemenangan dan di sisi lain demikian rapuh. Maka, bolehlah kita sebut, sejauh ini musim 2012-2013 adalah musim terbaik sekaligus ‘terburuk’ Barca.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

Komentar Anda