Share

kamar mayat

Entah hotel baru di Australia ini bakal laku atau tidak. Pasalnya, hotel tersebut akan didirikan di bekas sebuah rumah mayat yang lengkap dengan pirantinya. Nuansa kamar mayat juga dipersiapkan seadanya untuk pengunjung. Salah satu fiturnya adalah tempat tidur yang pernah menjadi tempat “aktivitas” mayat beristirahat.

Dalam sebuah kamar mayat akan dijadikan empat kamar. Selanjutnya, akan tersedia sekitar 22 kamar hotel lain yang memanjang. Hotel kamar mayat ini dulu merupakan bekas tempat mayat  sebuah rumah sakit jiwa di daerah Hobart. Rumah sakit tersebut dibuka pada tahun 1950-an. Namun, sebelum itu,pernah pula dipakai untuk rumah sakit narapidana mulai tahun 1830. Dan, rumah sakit ini berhenti beroperasi 12 tahun yang lalu.

kamar mayat

Dalam kamar mayat itu terdapat lemari es dan bak mandi yang dulunya dipakai sebagai tempat mencuci mayat. Meja yang dipakai untuk otopsi rencananya menjadi pengganti kasur untuk pengunjung. Kasur empuk yang biasa disediakan oleh hotel, tidak tersedia di sini. Bahkan, meja yang menjadi bekas untuk membedah mayat akan disulap sebagai kamar suite utama.

Pemilik ide gila ini adalah Hydn Pearce, pengusaha barang antik  berasal dari Tazmania, Australia. Dia sebelumnya telah memiliki sebuah motel yang didirikannya pada sebuah bekas situs suaka. Pearce telah mengakuisisi rumah sakit dan kamar mayat ini. Dan, rencananya tahun depan hotel kamar mayat akan dioperasikan.

 “Kami akan meletakkan tempat tidur ganda di salah satu kamar dan kami memiliki tiga lempengan, dan dua lemari es dua tarik-keluar yang dapat digunakan,” kata Pearce seperti dikutip Huffington Post dari AFP. “”Idenya adalah untuk memberikan pengalaman dalam kamar mayat sebelum terlambat,” tambahnya.