Scroll to Top

Persib: Celebes Cup II Nekad Digelar, Panpel Kena Denda 5 Miliar

By Agus Prasetyo / Published on Saturday, 03 Nov 2012

Pertandingan Celebes Cup II yang menampilkan tuan rumah Persib sore ini (3 November 2012), sepertinya batal digelar. Hal ini adalah buntut tidak dikeluarkannya surat izin dari pihak kepolisian Bandung.

Tidak keluarnya izin penyelenggaraan dari Polrestabes Bandung, dikarenakan pihak panpel Celebes Cup tak memenuhi persyaratan administrasi sesuai dengan aturan perizinan.

Alhasil pihak Polrestabes Bandung menganggap bahwa panpel Celebes kali ini bisa dianggap tidak profesional.

“Mereka (Panpel) kalau dibilang tidak profesional, ya tidak professional” ungkap Kasatintelkam Polrestabes Bandung AKBP Teddy Gusnandar, Sabtu (3/11/2012).

Bahkan Teddy Gusnandar mengungkapkan selain melanggar aturan yang dikeluarkan Kapolri dan Kapolda, pihak panitia juga terancam melanggar undang-undang olah raga No 3 tahun 2005 mengenai sistem keolahragaan nasional.

“Ancaman undang-undang tersebut adalah denda Rp5 miliar dan terancam hukuman penjara maksimal 5 tahun” tegas Teddy Gusnandar.

Teddy Gusnandar menambahkan jika panpel Celebes Cup sebenarnya telah mengajukan izin pertama pada Kamis 18 Oktober 2012. Namun dalam ajuan izin tersebut, persyaratanya tidak lengkap.

Lantas panpel sempat diberi waktu 14 hari untuk melengkapi berkas surat izin tempat, rekomendasi medis, rekomendasi pemadam kebakaran, rekomendasi induk organisasi (PSSI), dan rekomendasi Polsekta setempat.

Namun sayangnya hal tersebut tak dijalankan, sehingga pada Rabu 31 Oktober perizinan pun ditolak. Pada 1 November lalu Panpel kembali mengajukan izin, dan dengan tegas polisi pun menolaknya karena tidak sesuai dengan ketentuan izin.

“Penolakan ini tertuang pada Juklap/2/XII/1995 yang mengharuskan pengajuan izin tujuh hari sebelum kegiatan. Dan Perkap Kapolda Jabar No Pol 5 tahun 2008 pasal 3 ayat 6 huruf c yang menyatakan permohonan izin yang diajukan kurang dari tujuh hari dapat ditolak oleh pejabat Polri berwenang” tegas Teddy Gusnandar.

Komentar Anda