Scroll to Top

Twitter Ubah Kebijakan Konten yang Mengandung Hak Cipta

By Ibnu Azis / Published on Monday, 05 Nov 2012

Twitter Iklan

Twitter telah mengubah kebijakan konten mereka yang mengandung hak cipta. Twitter akan ‘menahan’ konten yang dicurigai melanggar policy mereka dan urung menghapusnya.

Laman GigaOm yang pertama kali melaporkan temuannya. Guna melayani pengguna dan membantu pemilik hak cipta untuk mengerti apa yang telah dibagikan di linimasa, Twitter bersikap transparan. Mereka melakukan pembatasan serta akses di tiap konten yang diposting.

Contoh kasus yang ditemukan oleh GigaOm yakni yang menerpa Mikko Hypponen (@mikko). Ia adalah seorang eksekutif firma keamanan komputer F-Secure.

Pada Sabtu kemarin, @mikko memosting konten yang menurut Twitter melanggar policy hak cipta mereka. Kemudian di kicauan Mikki Hypponen lantas berubah seperti tweet berikut.

Twitter tidak menghapus kicauan @mikko. Namun Twitter tidak menampilkan tweet yang ia telah bagikan. Twitter hanya menampilkan keterangan jika tweet tersebut telah ‘ditahan’ akibat melanggar policy Twitter yang ada.

Sementar itu bagi tweet yang mengandung media (foto, gambar, maupun video) yang dicurigai melanggar hak cipta maka tidak akan ditampilkan. Demikian tulis The Next Web.

Media not displayed. This image has been removed in response to a report from the copyright holeder,” tulis keterangan Twitter.

Twitter menjelaskan jika mereka melakukan kebijakan ini atas permintaan DMCA (Digital Millennium Copyright Act). Tak hanya Twitter yang ‘dituntut’ DMCA. Google pun menerima permintaan ini hingga lebih dari 1 juta per bulan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

Komentar Anda