Scroll to Top

Android 4.2 Jelly Bean: Ini Dia Fitur Keamanan Barunya

By Ditya / Published on Monday, 05 Nov 2012

Android 4.2 jelly bean

Google telah merilis sistem operasi Android 4.2 Jelly Bean dengan berbagai fitur baru, termasuk peningkatan fitur keamanan. Google telah meningkatkan fitur keamanan di Android 4.2 Jelly Bean termasuk fitur keamanan baru untuk verifikasi aplikasi yang akan diinstal.

Saat ini Android menguasai sekitar 75 persen pangsa pasar smartphone dan separuh pangsa pasar tablet, tak heran sistem operasi besutan Google ini menjadi sasaran para pembuat virus, malware dan trojan.

Belajar dari serangan malware terdahulu, kini komponen Android 4.2 Jelly Bean ini telah dilengkapi sistem kemanan baru yang terintegrasi kuat dengan sistem operasi. Salah satunya adalah real-time scanning platform yang didesain untuk mememeriksa sebuah aplikasi sebelum dijalankan untuk langkah pencegahan terinstalnya malware atau trojan berbahaya.

Fitur real-time scanning platform ini juga disinergikan dengan fasilitas keamanan yang diaplikasikan pada server Google Play Store yang secara terus menerus melakukan analisa terhadap hasil penegecekan terhadap sebuah aplikasi yang telah di-upload.

Cek keamanan android

“Kami melihat keamanan sebagai hal yang universal, dengan asumsi pengguna ingin fitur keamanan tambahan, kami merasa seperti kami tidak harus mengecualikan satu sumber di atas yang lain. Kami memiliki katalog dari 700.000 aplikasi di Play Store, dan lebih dari itu, kami selalu pemindaian aplikasi APK di web.”

“Kami memiliki pemahaman yang cukup baik dari ekosistem aplikasi sekarang, apakah sesuatu yang ada di Play Store atau tidak. Server melakukan semua kerja keras, perangkat hanya mengirim signature dari APK sehingga server dapat mengidentifikasi dengan cepat,” kata VP Android of Engineering, Hiroshi Lockheimer.

Secara umum, cara kerja sistem keamanan baru ini adalah ketika sebuah aplikasi akan diinstal, maka perangkat Android akan mengirimkan signature aplikasi yang dijalankan ke server Google yang kemudian akan dianalisa dan diidentifikasi dengan cepat.

Seperti yang dilansir dari TG Daily (04/11/2012), jika hasil analisis mengatakan aplikasi tersebut berbahaya, maka pengguna akan mendapat pemberitahuan bahwa aplikasi tersebut berbahaya. Pengguna dapat memilih untuk membatalkan instalasi atau tetap melanjutkannya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

Komentar Anda