Scroll to Top

Andi Mallarangeng Kirim Surat Ke PSSI, KPSI & Joint Committee

By Agus Prasetyo / Published on Wednesday, 07 Nov 2012

Andi Mallarangeng

Menteri Olahraga Andi Mallarangeng, sepertinya telah bosan melihat konflik dualisme PSSI dan KPSI yang tak kunjung usai. Alhasil pada Jumat 2 November 2012 lalu, menpora resmi mengirimkan surat yang berisi himbauan kepada PSSI, KPSI dan Joint Committee.

Mengenai surat yang telah dilayangkan Menpora tersebut, tidak ditampik oleh Kepala Bagian Humas Kemenpora, Ahmad Arsani.

Ahmad Arsani mengakui bahwa Menpora benar telah mengirim surat imbauan kepada PSSI, KPSI, dan Joint Committee pada Jumat (2/11/2012) kemarin.

Masih menurut Ahmad Arsani, surat tersebut tercatat bernomor 2050/MENPORA/11/2012 yang berisi imbauan masalah pemain tim nasional Indonesia.

“Jadi, surat secara terpisah itu ditujukan kepada tiga pihak perihal pembentukan timnas. Ketiganya yaitu PSSI, KPSI, dan Joint Committe” tegas Ahmad kepada wartawan.

Namun Ahmad Arsani menegaskan, jika langkah dari Menpora ini bukanlah sebuah bentuk intervensi atau campur tangan pemerintah dalam sepak bola.

Seperti diketahui menurut peraturan FIFA, sepak bola bisa diberi sanksi internasional jika ada intervensi dari pemerintah. Namun apa yang dilakukan Menpora ini semata-mata agar Timnas Indonesia bisa tampil full team di Piala AFF 2012 bulan ini.

“Hal ini dilakukan sebagai cara untuk menghindari hukuman FIFA, sekaligus sebagai jalan pembentukan timnas Indonesia dalam rangka persiapan menuju Piala AFF 2012” ungkap Ahmad Arsani.

Dalam surat itu Menpora juga meminta agar pemain Indonesia Super League (ISL) difasilitasi untuk masuk dalam skuad Indonesia di Piala AFF 2012.

Sementara untuk Joint Committee, surat berisi permintaan agar Joint Committe menjembatani masuknya pemain ke timnas Indonesia.

Joint Committe juga diminta untuk menfasilitasi pemain agar timnas Indonesia bersatu dan diisi pemain terbaik.

“Karena itu, kedua pihak yang berselisih diminta untuk mengizinkan dan menerima pemain masuk dalam timnas Indonesia. Jadi, semua memiliki tujuan dan bisa mengutamakan nama baik bangsa” tambah Ahmad Arsani.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

Komentar Anda