Scroll to Top

5 Tanda Orang Depresi

By Ilham Choirul / Published on Friday, 09 Nov 2012

depresi

Depresi adalah tanda penyakit kejiwaan yang mesti segera diatasi. Efek  depresi merembet kemana-mana, mulai dari kesehatan mental hingga fisik. Banyak kasus, kegilaan muncul dari depresi akut yang berkepanjangan. Bagi fisik, depresi menjadi sebab meningkatnya risiko serangan jantung sampai stroke.

Oleh karena itu, kenali tanda depresi sejak dini. Dengan begitu jika Anda merasakan gejala ini menyerang, Anda bisa mengambil solusi untuk segera relaksasi. Tekanan hidup ini dimulai dengan tahap stres ringan yang berlanjut menjadi berat. Dikutip dari QuickEasyFit, berikut ini tanda-tanda seseorang depresi:

  1. Berkurangnya minat terhadap berbagai kegiatan yang biasanya sangat disukai. Bisa jadi, penurunan minat ini menunjukkan seseorang sedang depresi. Semangatnya hilang untuk melakukan berbagai aktivitas. Dia lebih banyak menyendiri dan menjadi lebih suka menutup diri dari lingkungan sosial.
  2. Nafsu makan berubah drastis. Biasanya orang yang tertekan menunjukkan gejala tidak mau makan atau berlebihan dalam makan. Orang depresi kadang meluapkan kekesalannya dengan makan banyak. Berkebalikan dari itu, ada juga yang mendadak hilang nafsu untuk makan. Depresi bisa dilihat dari perubahan perilaku pola makan yang ekstrim.
  3. Mengalami gangguan tidur di malam hari. Orang depresi sering mengalami masalah tidur. Misalnya, mereka menderita insomnia karena pikiran kacau, sering terbangun tengah malam, hingga mimpi buruk. Kurang tidur malam juga bisa menjadi alasan munculnya depresi.
  4. Sakit secara fisik. Orang depresi  biasanya mengalami masalah dalam sistem kekebalan tubuhnya. Sehingga, orang tersebut mudah terserang sakit. Beban pikiran yang berat juga kerap menunjukkan sinyal khusus seperti sakit kepala, sakit perut, hingga nafas agak sesak. Mungkin pengobatan tradisional bisa diterapkan sebagai pertolongan pertama saat sakit ini datang.
  5. Menganggap diri mereka sangat buruk. Inilah masalah serius yang dialami orang depresi. Mereka menganggap dirinya orang yang cukup buruk. Akhirnya, mereka tidak segan untuk melukai diri sendiri. Jika tanda ini sudah muncul, bantuan psikiater mungkin dibutuhkan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

Komentar Anda