Scroll to Top

Real Madrid: Pepe Adalah Pemain Teladan

By Fitra Firdaus / Published on Tuesday, 13 Nov 2012

Real Madrid Pepe Adalah Teladan

Setelah pertandingan Levante vs Real Madrid yang berakhir dengan skor 1-2 di Stadion Ciutat de Valencia, terjadi sebuah insiden. Para pemain Levante mengklaim Pepe sebagai provokator di lorong menjelang masuk ke ruang ganti. Sebaliknya, bagi Real Madrid, Pepe dan rekan-rekan satu tim di El Real, telah menampilkan sikap sportif dan layak dijadikan teladan.

“Sebelum masuk ruang ganti, saya melihat Pepe yang keluar dari lapangan pertandingan, menyusuri lorong, sambil menari, tertawa dan memperolok kami. Lalu, ia mendekati ruang ganti (Real Madrid). Lagi-lagi ia melakukan tindakan serupa kala pintu terbuka. Semua orang melihat tingkahnya: Pihak keamanan, polisi, rekan satu tim, kami (Levante). Tidak ada keraguan tentang hal tersebut,” demikian klaim bek kiri Levante, Juanfran, tentang insiden yang melibatkan para pemain Real Madrid dan rekan setimnya.

Duel Levante dan Real Madrid kemarin memang panas. Belum apa-apa, laga sudah terhenti oleh sikutan David Navarro terhadap Cristiano Ronaldo. Dari sinilah, kedua tim yang seakan telah menjadi rival abadi, terlibat beberapa kejadian. Tak terkecuali, insiden setelah laga antara pemain Real Madrid dengan Levante.

Bagi Juanfran, kejadian ini bukan sekali ini terjadi. Pernah ketika Madrid menggulung Los Granotas 8-0 di Copa del Rey, pasukan Ibukota merayakan gol berlebihan dan meneriaki para pemain Levante, layak terdegradasi.

Ulasan Juanfran tentang kejadian setelah laga, bertolak belakang dengan versi Real Madrid. Klub sendiri sudah merilis 4 pernyataan tentang insiden tersebut. Salah satu di antaranya, menyatakan bahwa para pemain Los Blancos menunjukkan sikap yang layak dijadikan contoh. Plus menolak klaim Juanfran bahwa Pepe melakukan provokasi berlebihan.

“Kami menolak pernyataan bahwa pemain kami, Pepe, berusaha memprovokasi tuan rumah. Pepe menunjukkan sikap yang bisa dijadikan panutan sepanjang waktu, seperti halnya dengan rekan-rekannya yang lain,” demikian salah satu pernyataan resmi Real Madrid, seperti dirilis Marca.

Versi mana yang benar? Apa pun kebenaran di belakang insiden ini, tidak salah kalau disebutkan, rivalitas Levante dan Real Madrid telah meningkat, dan berada dalam level baru.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

Komentar Anda